Bergerak Liar Lagi, Saham TCPI Naik 22,81%,

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
28 August 2018 15:08
Bergerak Liar Lagi, Saham TCPI Naik 22,81%,
Jakarta, CNBC Indonesia - Lepas dari sanksi penghentian sementara perdagangan saham (suspensi), harga saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) kembali bergerak liar. Hingga saat ini belum ada penjelesan rinci terkait rencana aksi korporasi yang akan dilakukan perseroan.

Hingga pukul 14.25 WIB, harga saham TCPI naik 22,81% ke level harga Rp 3.500/saham. Volume perdagangan saham TCPI mencapai 6,81 juta senilai Rp 21,83 miliar.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengizinkan saham TCPI kembali pekan lalu, Kamis (23/8/2018) setelah sempat disuspen beberapa hari.


Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan menyebutkan langkah akuisisi ini merupakan bentuk ekspansi perusahaan secara anorganik.

"Dengan akuisisi ini perusahaan akan dapat memberdayakan armada yang dimiliki oleh perusahaan terakuisisi untuk operasional yang sekaligus akan mengurangi jumlah armada yang disewa oleh perusahaan untuk melakukan pekerjaan pengangkutan saat ini, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan," kata Presiden Direktur TCPI, Dirc Richard, di dalam keterangannya, Kamis (16/8).

Selain ekspansi anorganik, perusahaan juga akan melakukan pengembangan dengan pengembangan pasar (market base) dan pengembangan jumlah kargo (cargo base). Dirc juga menyebutkan, perusahaan akan menjajaki pekerjaan pengangkutan bahan tambang lain diluar batu bara di wilayah Indonesia bagian timur.

Kemarin, perusahaan menyatakan baru saja menandatangani kontrak diesel full transportation agreement senilai Rp 6,5 miliar untuk pengangkutan solar industri. Kontrak tersebut akan berakhir pada Februari 2019 mendatang. Pengangkutan ini akan dilakukan dari Palaran, Samarinda ke Bengalon di Kalimantan Timur menggunakan kapal (oil barge).

Saat ini BEI masih menghentikan perdagangan saham (suspensi) perusahaan karena mengalami kenaikan sangat tinggi sejak pencatatan di bursa sejak 7 Agustus lalu. Alasannya karena karena penguatan harga kumulatif yang signifikan.

Harga saham TCPI sejak pertama kali ditransaksikan pada 6 Juli 2018, harga saham perseroan sudah naik 2.436,23% dari harga Rp 138/saham. Bahkan sempat naik hingga 3.037% menjadi Rp 4.330/saham. (wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading