Menko Darmin Dukung Penuh Aktivasi SBI untuk Tarik Dana Asing

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
20 July 2018 14:03
Menko Darmin Dukung Penuh Aktivasi SBI untuk Tarik Dana Asing
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mendukung penuh rencana Bank Indonesia (BI) mereaktivasi instrumen Sertifikat Bank Indonesia (SBI) sebagai upaya menstabilisasi nilai tukar.

Meskipun sejatinya, sewaktu menjabat sebagai pimpinan bank sentral pada 2011 lalu, Darmin lah yang menonaktifkan penerbitan SBI untuk tenor kurang dari 9 bulan dengan alasan likuiditas yang terlampau cukup pada waktu itu.

"Kalau melihat situasi sekarang, memang alternatifnya sertifikat. Kalau SBI itu benar-benar likuid, bisa dipakai untuk instrumen investasi," kata Darmin, Jumat (20/7/2018).


"Situasi sekarang ini adalah situasi di mana kita boleh memberi ruang untuk pemilik dana supaya tertarik masuk. Maka kemudian dicoba BI untuk menyediakan instrumen investasi lebih banyak," katanya.

Menurutnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari rencana reaktivasi SBI. Meskipun sifatnya merupakan instrumen moneter, namun bagi pemerintah sah-sah saja apabila memang SBI dijadikan sebuah instrumen investasi.

"Instrumen moneter itu sekaligus untuk memelihara, mengatur likuiditas dalam perekonomian. [...] Jadi situasi ini, BI melihat, merasa harus ada instrumen yang lebih bayak," katanya.

"Mungkin kalau pakai SBN, jauh lebih berbagai macam instrumen, tenornya, yieldnya. Kalau SBI lebih simple. Jadi semestinya tidak banyak dampaknya," tegasnya.

Darmin menegaskan, upaya tersebut tentu menambah daya tarik pasar keuangan domestik di mata investor asing. Harapannya, arus portofolio asing masuk ke Indonesia, dan rupiah memiliki fondasi yang cukup untuk menguat.

"Mestinya ada. Artinya, yang tadinya orang merasa dia mau keluar, bisa saja. Kemudian BI juga bisa menjamin," ungkapnya.
(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading