Internasional

Comcast dan Fox Naikkan Penawaran, Saham Sky Melesat 3%

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
12 July 2018 18:06
Saham Sky telah naik 95% sejak Fox membuat tawaran pertamanya pada tahun 2016.
London, CNBC Indonesia - Saham perusahaan penyiaran asal Inggris, Sky, melonjak lebih tinggi pada hari Kamis (12/7/2018) setelah Comcast mengajukan tawaran US$34 miliar (Rp 489 triliun) hanya beberapa jam setelah Rupert Murdoch menaikkan tawarannya. Langkah itu memperpanas perang penawaran trans-Atlantik untuk grup televisi Eropa tersebut.

Comcast, media hiburan terbesar di dunia, mengatakan telah mendapatkan dukungan dari direktur independen Sky untuk tawaran 14,75 poundsterling (Rp 280.307) per saham yang dibuat hanya 16 jam setelah 21st Century Fox milik Murdoch mengajukan tawaran sebesar 14 poundsterling per saham.

Kecepatan Brian Roberts dari Comcast yang kembali dengan tawaran yang lebih tinggi dilakukan untuk menunjukkan tekadnya membeli grup yang ditonton di 23 juta rumah di seluruh Eropa itu.


Saham Sky naik 3% menjadi 15,38 pounds pada hari Kamis (12/7/2018) dan memberi valuasi 26,6 miliar poundsterling bagi perusahaan, atau US$35 miliar. Para investor bertaruh bahwa pertempuran itu akan terus berlanjut untuk memperoleh media yang memiliki saluran olahraga papan atas dan konten drama orisinil itu.

"Investor sekarang hampir menggandakan uang mereka sebagai akibat dari perang penawaran untuk Sky, dan mungkin ada putaran lain dalam kisah ini yang akan membengkakkan pundi-pundi mereka, bahkan lebih," kata Laith Khalaf, seorang analis senior di Hargreaves Lansdown yang dikutip Reuters.

Saham Sky telah naik 95% sejak Fox membuat tawaran pertamanya pada tahun 2016, dan telah meningkat 55% pada tahun lalu.

Pertarungan perebutan grup TV berbayar terkemuka di Inggris adalah bagian dari pertempuran besar yang dilancarkan di industri hiburan karena raksasa media dunia menghabiskan puluhan miliar dolar untuk menghadapi pertumbuhan pesat Netflix dan Amazon.com.


Comcast dan Walt Disney terjebak dalam pertarungan terpisah senilai US$70 miliar untuk membeli sebagian besar aset Fox, yang akan mencakup Sky, dan Disney mendukung Murdoch untuk memiliki perusahaan Inggris tersebut.

Persaingan terjadi di antara nama-nama industri terbesar, di mana Roberts, keluarga Murdoch, dan Bob Iger dari Disney terlibat dalam permainan catur multi-miliar dolar untuk membentuk kembali bisnis hiburan global.

Ketiganya menghadiri konferensi teknologi di Sun Valley, Idaho.

Dilansir dari Reuters, para analis belum bisa memastikan siapa yang akan memenangkan persaingan.

Jeff Wlodarczak di Pivotal Research Group mengatakan Comcast mungkin berhasil mendapatkan Sky tetapi kalah dari Disney dalam upayanya membeli Fox.

Richard Greenfield di BTIG mengatakan, bagaimanapun ia berpikir Disney perlu membeli Sky untuk mengamankan hubungan langsung dengan pelanggan di Eropa sehingga bisa menjual berbagai macam pemrograman.

Murdoch membantu meluncurkan Sky pada tahun 1989 di Inggris, membangunnya menjadi penyedia TV berbayar dominan Inggris melalui kepemilikannya atas hak siar liga sepakbola Premier League Inggris, drama, dan film AS. Sky sekarang ini menyediakan layanan TV satelit di Irlandia, Austria, Italia, dan Jerman, serta layanan streaming di Spanyol.
(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading