Trump Kenakan Tarif Impor Aluminium & Baja, Bursa AS Jatuh

Market - Herdaru Purnomo, CNBC Indonesia
01 June 2018 05:00
Trump Kenakan Tarif Impor Aluminium & Baja, Bursa AS Jatuh
New York, CNBC Indonesia - Bursa saham AS pada penutupan perdagangan Kamis (31/5/2018) waktu setempat jatuh. Investor melepas saham karena AS mengenakan tarif pada impor Baja dan Aluminium dari Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa dan mengakibatkan adanya langkah balas dendam dari beberapa mitra dagangnya tersebut.

Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 251,59 poin atau 1,02% ke 24.416,19. S&P 500 juga kehilangan 18,7 poin atau 0,69% ke 2.705,31. Adapun Nasdaq Composite juga jatuh 20,34 poin atau 0,27% ke 7.442,12.


Ketiga indeks tersebut sempat menyentuh gain terbesar sejak Januari 2018 di bulan Mei 2018 ini.


Sebelumnya, di bawah kendali Presiden Donald Trump, AS akan mengenakan tarif aluminium dan baja impor dari Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa yang membuat adanya ketakutan baru perihal perang dagang yang meluas.

Kebijakan AS tersebut diungkapkan langsung oleh Sekretaris Perdagangan AS Wilbur Ross dalam briefieng melalui sambungan telepon. Adapun tarif yang dikenakan mencapai 25% untuk baja impor dan 10% untuk aluminium impor dan langsung berlaku pada Jumat ini.


"Kita akan lihat ke depan untuk negosiasi, tapi Kanada dan Meksiko berbarengan dan Uni Eropa di tangan lainnya karena ada isu lain yang harus ditangani," kata Ross seperti dilansir Reuters, Jumat (1/6/2018).

Untuk diketahui, Kanada merupakan pemasok baja terbesar ke AS. Alhasil, Peso Meksio dan Dolar Kanada pun terdepresiasi langsung masing-masing 1% dan 0,6%.

Presiden Donald Trump mengumumkan penetapan tarif sejak Maret 2018 terhadap negara-negara terutama China. Hal ini merupakan langkah sang Presiden untuk menjaga industrinya dengan menerapkan proteksionisme dengan tagline 'America First'.

Saham industri seperti AK Steel jatuh 2% dan Steel Dynamics Inc juga terkoreksi 0,9%. Sementara saham Century Alumunium lompat 2,9% dan US Steel Corp naik 1,1%.


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading