Bank Besar Bisa Investasikan Dana Mengambang Uang Elektronik

Market - Gita Rossiana, CNBC Indonesia
09 May 2018 08:27
Bank Besar Bisa Investasikan Dana Mengambang Uang Elektronik
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) menegaskan bank BUKU IV bisa saja menempatkan dana floating uang elektronik di instrumen yang bisa menghasilkan pendapatan. Namun, instrumen tersebut haruslah instrumen yang sangat berjangka pendek, seperti overnight.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko mengungkapkan sebanyak 30% dana floating yang ditempatkan di BUKU IV adalah dana ready to fund atau dana yang harus disiapkan untuk transaksi.


"Bisa saja ditempatkan di instrumen jangka pendek, seperti overnight," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Rabu (9/5/2018).


Meski demikian, penempatan dana tersebut tidak boleh menghambat kelancaran transaksi harian. Oleh karena itu, bank BUKU IV harus memiliki pengelolaan likuiditas yang kuat.

"Dananya tidak boleh dikredit, nanti mismatch, harus sesuai dengan falsafah likuid dan aman," ungkapnya.

Sementara itu, bagi bank BUKU IV, penempatan dana floating memang bisa menambah pendapatan berbasis biaya (fee-based income). Hal ini juga sejalan dengan limit uang elektronik yang meningkat dari Rp 1 juta ke Rp 2 juta untuk unregistered dan Rp 5 juta ke Rp 10 juta untuk registered.

"Potensi fee based bisa lebih besar karena jumlah transaksi lebih besar," kata Direktur PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Handayani. Meski memang Handayani juga sependapat bahwa dana floating tersebut tidak bisa dianggap sebagai dana pihak ketiga (DPK). Oleh karena itu, bank tidak bisa menyalurkannya untuk kredit.

"Dana floating bukan DPK, tetapi memang harus ditempatkan di BUKU IV," ujar dia.

Di sisi lain, Direktur PT. Bank Central Asia (BCA) Tbk (BBCA) Santoso mengungkapkan, dengan adanya penempatan dana di BUKU IV, dana floating bisa termonitor karena berada dalam sistem perbankan. Namun dari sisi jumlah, dananya saat ini belum besar.


"Kebanyakan beberapa platform uang elektronik non-bank masih membicarakan dengan bank,"kata dia.

Dari sisi pendapatan, menurut Santoso, memang ada. Namun, dampaknya belum signifikan terhadap fee-based income BCA.

"Saya pikir belum (signifikan) namun kebijakan ini saya pikir sudah dipikirkan oleh regulator reason dan background-nya," kata dia. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading