Internasional

China Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Lebih Rendah di 2018

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
05 March 2018 11:36
China Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Lebih Rendah di 2018
Jakarta, CNBC Indonesia - China menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 6,5% tahun ini, sama seperti target tahun 2017, kata Perdana Menteri Li Keqiang dalam sambutannya pada pembukaan pertemuan parlemen tahunan hari Senin (5/3/2018).

Target tersebut tidak berubah meskipun perekonomian terbesar kedua di dunia itu telah tumbuh 6,9% tahun lalu dan melampaui target pemerintah.

Sebelumnya, seorang sumber mengatakan kepada Reuters China akan mempertahankan target pertumbuhan ekonominya di sekitar 6,5% tahun ini sebab negara Tirai Bambu itu ingin menurunkan risiko sistem keuangannya sembari menjaga kestabilan perekonomian.


China juga sasaran inflasi sekitar 3% tahun ini, tidak berubah bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sebagaimana diperkirakan.

Namun, target defisit anggaran China diturunkan menjadi 2,6% dari 3% terhadap produk domestik bruto (PDB) tahun lalu.

Stabilitas akan menjadi semboyan tahun ini karena Presiden Xi Jinping berusaha mewujudkan visinya untuk mengubah China menjadi negara yang "sederhana nan sejahtera" di tahun 2020 dan menjadi negara "berkekuatan besar" di dunia pada 2050.


Dalam sebuah laporan kerja pemerintah, Li juga mengatakan China menentang proteksionisme dan mendukung penyelesaian perselisihan perdagangan melalui perundingan, namun akan "dengan tegas melindungi" hak dan kepentingannya yang sah.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Kamis lalu mengumumkan akan menetapkan tarif 25% untuk impor baja dan 10% untuk aluminium sebagai bagian dari upaya melindungi produsen AS. Tindakan itu ditentang keras mitra dagangnya seperti China, Eropa, dan Kanada dan membuat pasar keuangan global anjlok. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading