Saham Baja dan Alumunium Turun, Dampak Pengenaan Bea Impor AS

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
02 March 2018 09:38
Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan mengenakan tarif bea impor untuk kedua komoditas tersebut.
Jakarta, CNBC Indonesia - Saham-saham emiten baja dan alumunium terkoreksi pada perdagangan pagi ini, terpengaruh berita kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan mengenakan tarif bea impor untuk kedua komoditas tersebut.

Saham PT Kraktatau Steel Tbk (KRAS), produsen baja nasional terbesar, terkoreksi 0,98%, saham PT Alumindo Light Metal Industri Tbk turun 0,86%, PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) turun 0,56%, PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) turun 1,09%, PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) tutrun 0,71%, dan PT Jaya Pari Steel Tbk (JPRS) turun 0,75%.


Seperti diberitakan sebelumnya, AS akan mengenakan bea masuk yang tinggi terhadap impor baja dan aluminium untuk melindungi produsen dalam negerinya. 


Keputusan yang diumumkan Presiden Donald Trump hari Kamis (1/3/2018) itu dikhawatirkan akan memunculkan tindakan balas dendam dari rekan dagang utama AS, seperti China, negara-negara Eropa, dan Kanada. Kabar itu juga ikut melemahkan Wall Street.

Dilansir dari Reuters, Trump mengatakan pengenaan bea masuk sebesar 25% untuk baja dan 10% untuk aluminium akan diumumkan secara resmi minggu depan meskipun pejabat Gedung Putih kemudian mengatakan beberapa detail masih perlu dipersiapkan.

Presiden AS yang juga mantan pengusaha properti itu yakin bea masuk tersebut akan melindungi pekerja-pekerja dalam negeri.

Kabar penerapan bea masuk itu membuat saham-saham perusahaan baja dan aluminium AS melonjak tajam namun juga mengirimkan sentimen negatif bagi investor di Wall Street. Mereka mencemaskan potensi kenaikan harga yang akan dialami oleh konsumen setelah penerapan kebijakan itu.

Demikian pula saham saham produsen-produsen baja Jepang dan Korea Selatan ikut terkoreksi. Saham JFE Holding anjlok 2,45%, Nisshin Steel anjlok 2,19% dan Kobe Steel turun 2,59%. Saham produsen baja Korea Selatan seperti Posco, anjlok 1,94% dan Hyundai Steel turun 2,99%.
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading