Evaluasi Rute, Garuda Bidik Laba Bersih Rp 117 M Tahun Ini

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
26 February 2018 19:50
Evaluasi Rute, Garuda Bidik Laba Bersih Rp 117 M Tahun Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pada tahun ini menargetkan laba bersih US$ 8,7 juta atau sekitar Rp 117,45 miliar. 

Tahun lalu, maskapai dengan pelayanan full service itu masih mengalami kerugian total hingga US$ 213,4 juta.

Upaya Garuda untuk mencetak laba bersih diantaranya dengan menekan biaya operasional melalui optimalisasi rute penerbangan.  


Direktur Utama Garuda Pahala N. Mansury mengatakan perseroan akan menghapus rute-rute yang dianggap tidak produktif. Rute-rute yang dihapus tersebut akan digantikan oleh rute baru yang dianggap potensial dalam menjaring penumpang pesawat.  

"Kinerja rute yang tingkat keterisian penumpang [load factor] di bawah 70% akan diperbaiki," jelasnya di Kantor Garuda, Senin (26/2/2018). 


Melalui optimalisasi rute penerbangan, Pahala meyakini pendapatan operasional dapat mencapai US$ 4,9 miliar atau naik dari 2017 sekitar US$ 4,2 miliar. 

"Rute-rute yang akan dibuka dan ditutup kami masih belum bisa umumkan, tapi restrukturisasi dari rute-rute ini contohnya dari Ujung Pandang ke Medan atau Palembang tanpa transit. Selain itu, misalnya ada rute tujuan Denpasar dengan load factor di bawah 70% akan kami review," ujarnya. 

Di samping itu, pengembangan digital dan IT juga menjadi fokus Garuda pada 2018 agar penumpang tumbuh 9% hingga 10%. Pada 2017, sekitar 47% penumpang Garuda membeli tiket melalui online.   (ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading