Pemerintah Ambil Utang Rp 17,55 T dari Lelang Obligasi

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
30 January 2018 15:25
Pemerintah Ambil Utang Rp 17,55 T dari Lelang Obligasi
Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah menarik utang senilai Rp 17,55 triliun dalam lelang obligasi hari ini. Penawaran yang masuk tercatat Rp 47,23 triliun.

Mengutip siaran tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Selasa (30/1/2018), pemerintah melelang 5 seri obligasi yaitu:
- SPN03180430 (tenor 3 bulan), penawaran yang masuk Rp 10,5 triliun.
- SPN12190131 (tenor 1 tahun), penawaran yang masuk Rp 16,02 triliun.
- FR0063 (tenor 5 tahun), penawaran yang masuk Rp 9,54 triliun.
- FR0064 (tenor 10 tahun), penawaran yang masuk Rp 8,17 triliun.
- FR0065 (tenor 15 tahun), penawaran yang masuk Rp 2,99 triliiun.

Total penawaran yang masuk adalah Rp 47,23 triliun. Dari jumlah tersebut, pemerintah mengambil Rp 17,55 triliun dengan rincian untuk masing-masing seri sebagai berikut:
- SPN03180430 dimenangkan Rp 5 triliun, imbal hasil (yield) 3,95%.
- SPN12190131 dimenangkan Rp 5 triliun, yield 4,92%.
- FR0063 dimenangkan Rp 4,2 triliun, yield 5,86%.
- FR0064 dimenangkan Rp 2,25 triliun, yield 6,36%.
- FR0065 dimenangkan Rp 1,1 triliun, yield 6,79%.


Sebelumnya, pemerintah memasang target Rp 17 triliun untuk lelang hari ini, sehingga dana yang diambil sudah melebihi target. Namun sejatinya target lelang hari ini bisa dinaikkan hingga Rp 25,5 triliun tetapi pemerintah tidak mengambil sebanyak itu.

Lelang obligasi merupakan salah satu cara untuk membiayai defisit anggaran. Pada 2018, defisit anggaran direncanakan sebesar Rp 325,94 triliun atau 2,19% dari produk domestik bruto (PDB).

Target penerbitan obligasi 2018 adalah Rp 414,73 triliun secara neto, atau murni pembiayaan defisit. Sementara secara bruto, ditambah refinancing dan pembelian kembali (buyback), mencapai Rp 846,4 triliun.
(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading