Mau Cuan dari Investasi Tas Branded Bekas? Pilih Merek Ini Ya

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
29 September 2022 14:45
Hermes Birkin bag (Luxos.com) Foto: Hermes bag (Luxos.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saat ini ada banyak cara untuk berinvestasi. Tidak hanya dengan saham, reksadana atau bahkan kripto, berinvestasi juga bisa dengan tas bekas (preloved) dari merek ternama. 

Selain harganya yang lebih miring, barang mewah preloved juga bisa menghasilkan cuan yang signifikan. Meski demikian, tidak semua tas dari merek mewah cocok untuk investasi.

"Sebenarnya yang paling kuat untuk investasi itu ada dua brand, yakni Hermes dengan lini Birkin dan Chanel," ujar Marisa Tumbuan, Founder Irresistible Bazaar & Irress Urban Bazaar saat ditemui kawasan Gandaria City, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2022). 

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa alasan kenapa Hermes Birkin direkomendasikan untuk dijadikan investasi karena harga jual kembalinya untuk seri yang sangat langka terus mengalami peningkatan, bahkan ditaksir bisa mencapai US$ 223.000 atau sekitar Rp3,3 miliar.

Selain Birkin, ada juga Hermès Kelly yang terkenal mahal. Untuk membuat satu tas Hermes Kelly, para pengrajin membutuhkan waktu hingga 25 jam. Maka dari itu, sama seperti saudaranya, tas ini juga sulit didapatkan dan sangat eksklusif. Tak heran kalau harganya sangat mahal. 

Sebuah studi yang dilakukan Baghunter, yang dikutip Time.com, membandingkan peluang investasi emas dengan tas Hermes tipe Birkin selama 35 tahun. Mereka menemukan fakta bahwa rata-rata orang akan mendapatkan imbal hasil yang lebih baik dengan berinvestasi tas Hermes Birkin dibandingkan saham atau emas.

Menurut Marisa, selain Hermes, tas keluaran Chanel juga cocok dijadikan investasi. Harga jual Chanel, kata dia, mengalami peningkatan besar dalam beberapa tahun terakhir, bahkan saat pandemi.

Untuk merek lainnya yang bisa dijadikan investasi adalah Louis Vuitton (LV) dan Balenciaga. Terbukti pada tahun 2012 harga jualnya adalah sekitar US$ 2.547 (Rp 38,8 juta), tetapi pada 2017 harga jual kembali telah meningkat hingga US$ 3.658 (Rp 55,7 juta).

Berbicara model, Marisa menyebutkan bahwa tas yang paling diburu sebagian masyarakat di pasar preloved branded yakni tipe klasik dan vintage. 

Dia menambahkan, beberapa tas dari merek ternama, meski bekas, memiliki harga yang sangat mahal karena tingginya permintaan. 

"Pengalaman saya dulu pernah beli Chanel Medium yaitu Caviar dan itu pas dijual lagi kira-kira 40 persen naiknya," papar dia. 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Investasi Tas Hermes Lebih Cuan Dibanding Emas, Benarkah?


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading