Sejarah Tas Termahal Dunia, Awalnya Buat Bawa Botol Bayi

Lifestyle - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
30 March 2022 16:20
Diamond Himalaya Birkin (christies.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Para pencinta fesyen pasti sudah akrab dengan merk Hermes yang didirikan oleh Thierry Hermes pada tahun 1837 di Paris, Prancis. Rumah mode satu ini terkenal dengan tas-tas mewah mereka yang harganya bisa bikin banyak orang tercengang saking mahalnya.

Salah satu tas keluaran Hermes, yakni seri Birkin Himalaya, bahkan dinobatkan sebagai tas termahal di dunia. Namun, siapa sangka kalau tas yang harganya bisa setara mobil mewah Lamborghini ini awalnya dibuat untuk membawa perlengkapan bayi. 


Mengutip laman resmi Hermes, desain tas Birkin tercipta di angkasa, tepatnya dalam sebuah perjalanan pesawat dari Paris ke London pada 1984. Saat itu, artis Inggris Jane Birkin, yang duduk di sebelah Direktur Eksekutif Hermes (1978-2006) Jean-Louis Dumas, curhat soal susahnya mencari tas yang cocok untuk ibu muda seperti dia. 

Dumas, yang punya darah seni tinggi, lalu membuat sketsa tas persegi panjang yang lentur dan luas dengan penutup mengilap dan jahitan pelana. Tas itu juga dilengkapi dengan kantong khusus untuk botol bayi! 

Konon, desain Birkin terinspirasi dari tas Hermes seri Kelly (yang namanya terinspirasi dari Putri Monaco Grace Kelly) dan koper yang digunakan kekasih Jane Birkin waktu itu, Serge Gainsbourg.

Sejak saat itulah, tas Birkin lahir dan hingga kini menjadi signature Hermes.

Tas Birkin sendiri terkenal karena harganya yang sangat mahal, bisa mencapai miliaran rupiah untuk seri yang langka. Untuk menjaga eksklusivitas, Hermes memproduksi Birkin dalam jumlah terbatas. Mereka juga tidak pernah mengiklankan tas supermewah ini.

Harga fantastis Hermes Birkin disebut terjadi karena kelangkaannya. Konsumen perlu menunggu hingga enam tahun hanya untuk mendapatkan satu tas ini.

"Sebagai simbol status bagi kaum elit dan sangat kaya, faktor utama yang mempengaruhi pasar sekunder Birkin adalah keinginan untuk memilikinya. Semua indikator menunjukkan bahwa keinginan untuk memiliki Birkin tetap kuat sepanjang 2016 sejak tas itu dirilis pada 1985," menurut Baghunter.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tak Mempan Pandemi, Penjualan Hermes di China Melesat


(hsy/hsy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading