Kontroversi Produk China, Aktor Song Joong Ki Minta Maaf

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
04 May 2021 15:40
Song Joong Ki (Instagram/@songjoongkionly) Foto: Song Joong Ki (Instagram/@songjoongkionly)

Jakarta, CNCB Indonesia - Aktor drama Korea (drakor) minta maaf. Ia melakukan hal tersebut karena kontroversi produk China, di serial yang ia bintangi Vincenzo.

"Ada begitu banyak orang yang merasa tidak nyaman dengan kontroversi penempatan produk itu, jadi saya merasa itu tepat bagi saya untuk meminta maaf sebagai pemeran utama," katanya dikutip dari Allkpop, Selasa (4/5/2021).


Lalu bagaimana ceritanya?

Ini bermula saat meningkatnya kemarahan warga Korea Selatan (Korsel) karena banjirnya produk yang disponsori China dalam drakor. Kebetulan, 14 Maret drama itu juga menampilkan merek bibimbap instan asal Tiongkok.

Saat itu, Vincenzo (Song Joong-ki) dan Cha-young (Jeon Yeo-bin) tengah makan bersama. Bibimbap sendiri merupakan makanan popular Korsel yang terdiri dari nasi putih dengan sejumlah toping sayur dan saus pedas.

Akibatnya banyak kritikan muncul. Drama itu mengalami pengeditan guna menekan kontroversi di masyarakat.

"Adegan tersebut telah dihapus dari semua layanan domestik. Kemungkinan akan membutuhkan dua atau tiga hari lagi bagi mereka untuk menghapus klip kontroversial dari platform streaming luar negeri," ujar perwakilan TvN yang menyiarkan serial itu, ditulis Korea Herald.

Penonton Korsel disebut tidak menyukai fakta bahwa bibimbap berbahasa Mandarin muncul di drakor, di tengah klaim China terkait beberapa elemen budaya Negeri Ginseng. Sebelumnya, netizen Korsel dan China sempat heboh saat Negeri Tirai Bambu memasukkan kimchi, asinan sawi berasa pedas khas Korea, sebagai makanan aslinya.

Beberapa serial TV juga sempat mendapat kecaman karena ini. Drakor fantasi sejarah Mr.Queen, remake dari drama web China Go Princess Go, juga terkena imbas pertikaian ini saat masih diputar bulan lalu.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Baca Juga
Features
    spinner loading