Awalnya OTG, PM Kerajaan Ini Meninggal karena Corona

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
14 December 2020 14:38
Ambrose Dlamini (Twitter)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar duka datang dari Eswatini. Monarki absolut di Afrika itu harus kehilangan Perdana Menteri Ambrose Dlamini (52) setelah tertular corona (Covid-19).

Mengutip AFP, Dlamini meninggal setelah dirawat intensif di Afrika Selatan. Ia dites positif sekitar dua minggu lalu.


"Yang Mulia telah memerintahkan agar saya memberi tahu negara tentang kesedihan dan meninggalnya Perdana Menteri Ambrose Mandvulo Dlamini," kata Wakil Perdana Menteri Themba Masuku, Senin (14/12/2020).

Dlamini mengumumkan terinfeksi corona pada pertengahan November. Saat itu, ia mengatakan dirinya sehat dan tanpa gejala (orang tanpa gejala/OTG).

Dlamini adalah seorang pengusaha. Namun di Oktober 2018, ia diangkat sebagai perdana menteri.

Perdana menteri ditunjuk oleh raja di negara yang sebelumnya dikenal dengan nama Swaziland itu. Negeri dengan 1,2 juta penduduk itu melaporkan ada 6.700 kasus positif dengan 127 juta kematian.

Perawatan Dlamini ke Afrika Selatan sendiri menuai kritik dari banyak pihak. Kelompok Solidaritas Swaziland (SSN) misalnya, menilai hal tersebut merupakan perlakuan khusus oleh negara.

Eswatini sendiri mencatat 39% penduduk hidup dalam garis kemiskinan, sebagaimana dicatat Bank Dunia tahun 2016-2017.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading