Ajak Ngobrol Hingga Musik Buat Tanaman Hias Tumbuh Cantik Lho

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
15 November 2020 17:00
monstera obliqua (Detikcom/Grandyos Zafna)

Jakarta, CNBC Indonesia - Merawat tanaman hias memang gampang-gampang susah. Hal utama memang dibutuhkannya komitmen dalam menyediakan waktu untuk merawat tanaman hias. Namun rupanya, ada faktor eksternal lain yang dibutuhkan agar tanaman hias tumbuh dengan cantik.

Pemilik Delfawood, Anjar (28), berbagi tips dalam membuat tanaman hias tumbuh cantik. Anjar, yang sudah memiliki toko tanaman hias sejak 2016, mengatakan hal yang harus dilakukan saat merawat tanaman adalah sugesti untuk percaya diri dalam merawat tanaman tersebut.

"Kadang ada orang yang belum beli, tapi dia sudah mensugesti dirinya sendiri kalau dia tidak bisa merawat tanaman dan bakal mati. Sugesti yang seperti itu, percaya tidak percaya memang bisa membuat tanaman mati," katanya saat dihubungi CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

Anjar memaparkan jika tanaman adalah makhluk hidup, meski tidak bisa berkomunikasi layaknya manusia. Menurut dia, tanaman dapat merasakan dan menerima apa yang pemiliknya katakan dan lakukan.

"Biasanya aku menyarankan kepada teman-teman yang baru mulai terjun ke dunia tanaman untuk pede dulu. Penting untuk infoin ke tanamannya kalau kita bisa merawat mereka. Misalnya ngomong sama tanaman, 'Aku baru mulai merawat nih. Nanti kamu tumbuh ya'," paparnya.

"Kata-kata positif seperti itu biasanya bisa membuat tanaman lebih happy dan tumbuh dengan baik."

Selain mengajak ngobrol tanaman, Anjar juga merekomendasikan untuk mendengarkan musik kepada tanaman. Tanaman bisa didengarkan musik klasik atau musik khusus tanaman yang kini banyak beredar.



"Kalau menurut aku (musik untuk tanaman) sih berpengaruh. Kalau aku sendiri biasanya sering mengajak ngobrol tanaman. Biasanya aku ajak ngobrol, kayak 'Eh besok lo laku ya' dan besoknya pas aku posting beneran laku tanamannya," ujarnya.

Selain itu, penting juga melakukan pemupukan dan penyiraman secara rutin atau berkala. Namun Anjar mengingatkan tiap jenis tanaman berbeda, maka jumlah pupuk dan air yang diperlukan juga pasti berbeda.

"Terkadang patokan teman-teman yang baru terjun ke dunia tanaman adalah makin banyak pupuk, tanaman makin sehat. Padahal tidak seperti itu, karena kalau banyak pupuk pun, seperti steroid ya, bisa membentuk tanaman dengan cepat tetapi juga bisa bikin akar atau jaringan tanaman itu rusak atau mati," ujarnya.

"Jadi pemakaian pupuk harus secukupnya saja, sesuai dengan dosis yang ditulis di kemasan pupuk tersebut."

Untuk penyiraman, tiap tanaman juga membutuhkan dosis yang berbeda. Menurut Anjar, selain jenis tanaman, jenis media tanam dan lokasi tanaman menentukan dosis penyiraman air untuk tanaman.

"Kalau misalnya kita menyimpan tanaman indoor (dalam ruangan), dengan ada AC dan media tanamnya itu padat, kita menyiram seminggu 2 kali itu sudah cukup. Kalau di outdoor (luar ruangan) dengan media tanam pot, panas, kena angin dan kena hujan itu kalau disiram tiap hari tidak apa-apa, karena tanamannya tidak menampung banyak air," katanya.

Ada juga cara yang mudah dalam memberikan penyiraman kepada tanaman, yakni dengan mengangkat pot tanaman yang berlubang. Jika saat pot diangkat ada air yang menetes, menurut Anjar, tidak perlu disiram lagi.

"Sebaliknya, jika tidak ada air yang menetes dan tanahnya kering, bisa kita siram," pungkasnya.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading