Babak Baru Sengketa Merek "Geprek Bensu", Siapa yang Menang?

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
18 October 2020 14:18
Ruben Onsu. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nama artis Ruben Onsu kembali ramai berkaitan dengan perebutan nama merek dagang Geprek Bensu.

Namun sengketa merek ini akhirnya selesai setelah dalam persidangan, Mahkamah Agung (MA) memutuskan pihak Benny Sujono sebagai pemenang atau pemilik sah merek Geprek Bensu.

Pada saat yang sama, Kementerian Hukum dan Ham menghapus merek Geprek Bensu dari daftar nama di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.


Dengan penghapusan ini, maka pihak Ruben Onsu dan Benny Sujono tidak bisa lagi menggunakan merek tersebut.

Namun Eddie Kusuma selaku kuasa hukum Benny Sujono akan menempuh jalur hukum untuk menggugat Dirjen Kekayaan Intelektual atas keputusan tersebut.

Pihaknya masih menunggu Ditjen Kekayaan Intelektual terkait keputusan penghapusan merek tersebut.

"Saya nunggu 2-3 hari ini. Saya menunggu reaksi ubah atau nggak. Kan saya lapor ke Menteri dan irjennya. Kalau tidak ada tindakan, minggu depan saya tempuh jalur hukum. Pak dirjennya saya gugat, saya laporkan dia melawan hukum," kata Eddie, dilansir Detikcom, Minggu (17/10/2020).

Sebelumnya Ruben Onsu kalah dalam sengketa perebutan hak kepemilikan merek Geprek Bensu setelah kasasinya ditolak MA pada Kamis (11/6/2020).

Dalam putusannya MA menyatakan PT Ayam Geprek Benny Sujono sebagai pemilik pertama yang sah atas nama merek usaha kuliner I Am Geprek Bensu dan menolak gugatan penggugat Ruben Samuel Onsu.

Sengketa ini pertama kali dimulai ketika Ruben yang juga suami dari artis Sarwendah ini melayangkan gugatan kepada PT Ayam Geprek Benny Sujono selaku pemilik restoran I Am Geprek Bensu ke PN Niaga Jakarta Pusat, (25/9/2018).

Dalam gugatannya, dia mengklaim bahwa nama Bensu adalah singkatan dari namanya, Ruben Onsu. Namun gugatannya ditolak pada 7 Februari 2019.

Di sisi lain, pihak Benny Sujono mengajukan rekonvensi dan mengklaim usaha kuliner I Am Geprek Bensu lebih dahulu didirikan dengan. Nama Bensu juga diambil dari Benny Sujomo, ayah dari para pemilik yakni Yangcent Kurniawan dan Stefani Livinus.

Meski ditolak pada gugatan pertama, Ruben mengajukan lagi gugatan 23 Agustus 2019 dan kembali ditolak majelis hakim pada 13 Januari 2020.

Lebih lanjut, Eddie Kusuma, mengatakan penerbitan surat keputusan untuk menghapus merek I Am Geprek Bensu merupakan perbuatan melanggar hukum. Sebab, keputusan tersebut tidak berlandaskan atas putusan MA.

Dia menjelaskan penghapusan sebuah merek dari daftar nama merek harus dikaji terlebih dahulu. Eddie menjelaskan sebuah merek bisa dihapus jika terbukti melanggar ideologi, undang-undang, susila, bahkan agama.

"Jadi yang namanya Dirjen HKI semena-mena, sesuka hati dia menghapus merek saya dari daftar merek Indonesia," ujarnya.

Eddie mengklaim masalah penghapusan nama ini juga sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Ombudsman RI, hingga Komisi III DPR RI.

"Kenapa saya lapor ke Presiden, supaya Presiden tahu bahwa eselon kita melanggar hukum," ungkapnya.

Menanggapi itu, Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM Freddy Harris mengatakan penghapusan merek Geprek Bensu dari daftar nama resmi berlandasan hukum yang jelas.

Dia mengatakan penghapusan tersebut berlandaskan putusan MA dan Komisi Banding.

"Kalau MA itu kan mengalahkan Ruben Onsu, Komisi Banding menghapus punya Benny Sujono. Kalau nggak salah tidak menghapus semuanya kok, merek yang lain masih ada, kecuali restoran doang," kata Freddy.

Pihaknya juga siap menghadapi gugatan hukum yang akan ditempuh pihak Benny Sujono. Bahkan dirinya siap menjalankan putusan jika dalam persidangan ke depan pihak Benny Sujono diputuskan menang.

"Iya nggak apa-apa, di PTUN-kan saja, nanti kalau seandainya menang, ya sudah, kita daftarkan lagi. Saya tidak ngotot begini-begini," jelasnya.

Sementara itu, dari pihak Ruben Onsu belum memberikan tanggapan terkait putusan MA ini. Detikcom sudah menghubungi kuasa hukum Ruben Onsu tapi belum memberikan jawaban apa-apa. Sementara CNBC Indonesia juga sudah mengontak manajer Ruben Onsu yakni Ojan soal ini, tapi belum ada penjelasan.

Selain bisnis Geprek Bensu, CNBC Indonesia pernah mewawancari Ruben pada Jumat (31/1/2020).

Bensu mendirikan PT Onsu Pangan Perkasa guna memulai gurita bisnisnya di bidang kuliner. Tidak hanya kuliner, bapak tiga orang anak ini juga memulai bisnis di bidang media dan fashion.

Selain Geprek Bensu yang sudah memiliki 137 gerai bahkan sudah berekspansi hingga Hong Kong, dia juga punya Warung Besar, restoran yang dibuka Ruben Onsu bersama dengan adiknya, Jordi Onsu.

Restoran milik kakak beradik ini awalnya bernama Besar Food, menyajikan berbagai kuliner Jepang seperti karagedon dan gyudon. Namun sekarang Warung Besar juga menyajikan makanan Indonesia.

Kemudian Bensu Sosis dan Nugget, Bensu Bakso, Bensu Otak-otak, Bensu Drink, dan Big Ben Kopi. Lokasi Big Ben Kopi terletak di Jakarta, seperti kawasan Tebet, Lebak Bulus, dan Benhil.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading