Risiko Tinggi, BNPB Pastikan Sekolah Dibuka Terakhir

Lifestyle - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
10 June 2020 13:59
Doni Monardo - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Jakarta, CNBC Indonesia- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Munardo menegaskan sekolah adalah tempat yang akan dibuka terakhir, menanti kondisi dan situasi aman selama covid-19.

Ia menjelaskan, tahapan awal di new normal dimulai di daerah yang tidak ada kasus dan 9 sektor bidang ekonomi yang risikonya sangat rendah.

"Adapun pendidikan, karena risikonya tinggi adalah bagian terakhir yang kita buka nantinya," jelasnya, Rabu (10/6/2020).


Menurutnya, saat ini ada 44% dari 514 Kabupaten dan Kota yang status risikonya rendah dan ada di zona warna kuning dan hijau. Berdasar ini, yang akan dipulihkan terlebih dulu adalah sektor ekonomi.

Sebelumnya, Kepala Biro Kerjasama dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Efi Mulyani mengatakan tahun ajaran baru 2020/2021 akan dimulai pada Pekan Ketiga Juli 2021.

"Tahun ajaran baru dimulai pada senin ketiga Juli yang akan datang. Seperti tahun sebelumnya di Senin ketiga Juli, berakhir pekan ketiga Juni 2021," katanya saat video conference di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Meski sudah ditetapkan jika tahun ajaran baru, namun sekolah tak lantas dilakukan secara tatap muka. Banyak alternatif yang bisa dilakukan mulai dari melalui internet hingga siaran TV dan radio.

Menurutnya, kementerian terus melakukan kajian komprehensif salah satunya dengan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Tujuannya adalah mengatur ulang skala prioritas.

"Prioritas kesehatan keselamatan insan pendidikan," tegasnya.

[Gambas:Video CNBC]




(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading