698 Hotel Tutup Efek Corona, Pengusaha: Bisnis Makin Kacau!

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
02 April 2020 11:46
Pengusaha hotel meminta pemerintah lebih tegas untuk mengatasi wabah corona, sebab bisnis perhotelan makin ke sini makin kacau karena terdampak corona
Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 698 hotel di seluruh Indonesia berhenti beroperasi dan tutup akibat terdampak wabah corona.
Ketua Pehimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, jika kondisi lesu dan sepi pengunjung ini terus berlanjut sampai Juni mendatang, bisa berdampak fatal pada bisnis perhotelan di dalam negeri.

"Ini saya enggak tahu kapan hotel akan kembali beroperasi. Hotel ini ikutin demand kalau enggak ada  tamu ya sepi. Pemerintah juga meminta tidak ada aktivitas untuk saat ini," papar dia, saat dihubungi CNBC Indonesia, Rabu (2/4/2020).


Ia menambahkan bahwa virus corona berdampak signifikan dibandingkan saat krisis global. Dan sebagian besar penutupan itu terjadi di Bali, Jawa Barat, DKI Jakarta, Manado, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan lainnya. Meski begitu untuk jumlah restoran dia belum mendapatkan angka resmi. 



Namun dia memastikan bahwa sudah lebih ratusan restoran yang memilih tutup sementara. Sebab social distancing yang diberlakukan pemerintah membuat sektor hotel dan restoran tidak ada konsumen.



Pengusaha mengaku tidak tahu sampai kapan hotel bisa kembali beroperasi normal. Sebab, hal ini kembali lagi pada peraturan pemerintah yang tidak boleh ada aktvitas terlalu banyak diluar rumah.


Dia berharap kepada pemerintah agar segera mengatasi kondisi ini dan segera melakukan langkah bijak.  
"Ya kami harapannya paling utama agar virus ini segera teratasi dan segera berlalu karena semakin ke sini semakin kacau. Semua tahu ini kurang tertangani dengan baik," ujar Hariyadi.

Dia pun melanjutkan aspirasinya yakni untuk pemerintah meningkatkan pelayanan kesehatan dan menekan angka kematian. Apalagi, ia melihat masih banyak pasien positif corona yang belum ditangani secara maksimal sehingga berujung kematian daripada yang sembuh.

Hal ini tentu membuat semua ketakutan dan menghindari bepergian keluar rumah. Sehingga secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap sektor tersebut  karena terpaksa menutup operasionalnya lantaran sudah tidak lagi bisa bertahan.


"Makin lama ini enggak selesai dan berdampak pada ekonomi dan bisnis. Enggak hanya pemerintah kita juga harus selesaikan agar tidak menyebar virus ini. Dan harus take action siapa yang sakit segera dirawat," ucap dia.


[Gambas:Video CNBC]





(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading