Terungkap Teka-teki Kapal Nabi Nuh, Benarkah di Laut Hitam?

Lifestyle - Redaksi CNBC Indonesia, CNBC Indonesia
28 October 2019 12:54
Terungkap Teka-teki Kapal Nabi Nuh, Benarkah di Laut Hitam?
Jakarta, CNBC Indonesia- Misteri mengenai banjir besar ribuan tahun lalu dan keberadaan kapal Nabi Nuh mulai ada titik terang. Bermula dari temuan bangkai 60 kapal yang terbengkalai di dasar laut hitam di laut lepas Nassebar, Bulgaria.

Sejumlah ilmuan, arkeolog, dan oseanografer meyakini kapal-kapal yang dijumpai di kedalaman 300 meter tersebut setidaknya berasal dari 400 SM.




Bangkai-bangkai kapal ini sebenarnya mulai ditemukan sejak 2016 lalu, di kedalaman 1000 kaki sampai 6000 kaki di bawah permukaan laut. Saking dalamnya, oksigen di sana sangat tipis sehingga tidak merusak struktur kayu kapal-kapal yang berada di bawah.

Mengutip Detik Inet, kapal-kapal ini bisa jadi petunjuk mengenai kapal Nabi Nuh. Beberapa ilmuwan percaya banjir Nabi Nuh terjadi 7.600 tahun lalu dan aslinya berlokasi di Laut Hitam.

Kisah banjir besar ini melahirkan legenda epik Gilgamesh dalam kebudayaan Mesopotamia selain juga kisah Nabi Nuh yang dipercayai Islam, Kristen dan Yahudi.

Keberadaan kapal Nabi Nuh dan teori banjir besar juga pernah di ulas di tahun 2000 oleh 2 ahli biologi kelautan, William Ryan dan Walter Pitman lewat buku Noah's Flood. Banjir Nabi Nuh diduga terjadi di akhir Zaman Es. Gunung es yang mencair di kutub menyebabkan Laut Mediterania meluap dan memicu banjir laut yang 200 kali lebih kuat dari Air Terjun Niagara. Akibatnya, Laut Hitam yang dulunya cuma danau, menjadi lautan luas seperti sekarang.

Nah, para ilmuwan dari Black Sea Maritime Archaeology Project (MAP) menggunakan kapal selam robot untuk mengambil sampel tanah di sekitar kapal karam di Nessebar. Mereka ingin membuktikan apakah Laut Hitam terbentuk akibat banjir Nabi Nuh atau air laut yang naik pelan-pelan.



(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading