Internasional

Ini Tips Cuan Bisnis Fesyen Ala Rihanna

Lifestyle - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
13 October 2019 09:00
Ini Tips Cuan Bisnis Fesyen Ala Rihanna Foto: Rihanna (Instagram/badgalriri)
Jakarta, CNBC Indonesia- Bintang pop Rihanna memiliki cara handal supaya bisnis merek fashion mewahnya, Fenty makin cuan. Menurutnya, rahasianya adalah pembeli harus percaya dia akan mengenakan semua pakaian.

"Saya bukan ambasador merek saya, tetapi saya adalah penggeraknya dan DNA, jadi saya harus berjalan terus melaluinya," katanya dalam sebuah wawancara untuk US Vogue edisi November, sebagaimana dilansir dari CNBC Make It, Jumat (11/10/2019).




"Saya tidak ingin orang lain membuka situs web saya dan berpikir, Rihanna tidak akan pernah memakainya."

Sebelumnya, penyanyi berusia 31 tahun ini meluncurkan merek di Paris awal 2019 dengan mitra LVMH (Mo√ęt Hennessy Louis Vuitton). Ia menjadi wanita pertama yang membuat label untuk rumah mewah itu. Rihanna juga merupakan wanita kulit hitam pertama yang mengepalai merek untuk grup fesyen.

Penyanyi, yang bernama lengkap Robyn Rihanna Fenty, telah bekerja sama dengan LVMH pada 2017 untuk merek make-up, Fenty Beauty, yang meraup hampir US$ 600 juta pada tahun pertama. Koleksi asli 40-warna dasar bedaknya dijuluki sebagai "Fenty efect".

Kemitraan Rihanna dengan LVMH menjadikannya musisi wanita terkaya di Amerika. Bahkan ia menjadi salah satu wanita self-made terkaya di bawah 40, dengan kekayaan bersih sebesar US$ 600 juta, menurut daftar Forbes 2019.

Fokus Rihanna pada usaha bisnis di luar musik tidak luput dari perhatian oleh penggemarnya yang setia, yang dikenal sebagai "Navy". Rihanna dilaporkan akan segera merilis lagu baru "Private Loving", seraya mengerjakan album ke-10 miliknya.

Sebelumnya, Rihanna sempat mengundang kontroversi di AS. Ia menyebut Presiden AS Donald Trump kemungkinan manusia yang paling menderita sakit jiwa di Amerika sehubungan dengan sikapnya mengenai hak kepemilikan senjata, imigran, dan rasisme.

Bahkan wanita asal Barbados itu menolak tampil di pertunjukkan babak pertama Superbowl untuk mendukung pemain San Francisco 49ers Colin Kaepernick. Pemain sepak bola Amerika itu dijatuhkan oleh NFL setelah dia memprotes ketidakadilan rasial di AS dengan berlutut saat lagu kebangsaan pada suatu pertandingan di tahun 2016.



(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading