PHK Karyawan & Tutup Gerai, Victoria's Secret Bangkrut?

Lifestyle - Lynda Hasibuan , CNBC Indonesia
11 October 2019 11:36
PHK Karyawan & Tutup Gerai, Victoria's Secret Bangkrut? Foto: FILE FOTO : Seorang pelanggan melewati L Brands Inc., toko ritel Victoria's Secret di Manhattan, New York, AS, 13 Mei 2016. (REUTERS / Brendan McDermid)
Jakarta, CNBC Indonesia- Usai Forever 21 menutup ratusan gerainya pekan lalu, kabar tak sedap kembali menimpa bisnis ritel asal Amerika Serikat. Kali ini giliranĀ Victoria's Secret yang terendus di ambang kebangkrutan.

Isu kebangkrutan ini bermulai dengan diberhentikannya 50 pegawai Victoria's Secret pada Rabu dan Kamis pekan ini, mengutip laporan CNBC Internasional. Mereka yang di-PHK berstatus mulai dari pemimpin senior hingga staf junior, di kantor pusatnya di Columbus, Ohio. Jumlah tersebut setara 15% karyawan Victoria's Secret di kantor pusat.




Bukan cuma PHK, diam-diam seorang petinggi dan eksekutif yang telah bekerja di perusahaan selama 16 tahun juga diketahui mengundurkan diri. Yakni, April Holt yang menggawangi L Brands, induk usaha Victoria's Secret.

Juru bicara Victoria's Secret mengatakan April Holt akan meninggalkan perusahaan dalam waktu dekat. "Bekcy Kritek Behringer yang menjadi Senior Vice President Store Operations akan memikul tanggung jawabnya sampai ada pengganti baru," ujar perusahaan sebagaimana dikutip dari CNBC International, Jumat (11/10/2019).

Perusahaan menjelaskan kondisi saat ini sangat penting dan tengah berjuang agar bisnis kembali berjaya. Salah satunya adalah dengan langkah rotasi dan efisiensi.

Perlu dicatat bahwa Maret lalu, Victoria's Secret juga mengumumkan akan menutup sebanyak 53 gerainya tahun ini. Jumlah ini setara dengan 4% dari 1143 gerai Victoria's Secret yang tersebar di penjuru dunia. Dilansir dari CNBC International, penutupan gerai ini diumumkan langsung oleh induk usaha Victoria's Secret, L Brands, yang juga membawahi merek Bath and Body Works.







(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading