Sunset Roller Date, Bangkitkan Memori Sepatu Roda di Jakarta

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
31 August 2019 16:37
Sunset Roller Date, Bangkitkan Memori Sepatu Roda di Jakarta
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejak awal kemunculannya di Indonesia pada periode tahun 1990-an silam, peminat meluncur dengan sepatu roda tidak sebanyak peminat skateboard dan sepeda BMX. Namun kini, meluncur sepatu roda kembali terkenal.

Sebuah komunitas sepatu roda quad skate bernama Sunset Roller Date (Instagram: @sunsetrollerdate) menghadirkan kembali tren lama dalam bermain sepatu beroda empat ini. CNBC Indonesia berhasil mewawancarai penggagas komunitas terbuka ini.




Awalnya, Intan Anggita (33) mengatakan ketagihan main quad skate sejak lulus SMA. Saat pertama kali mencoba, ia mengenakan sepatu roda milik sepupunya. Walaupun tidak mengerti teknik, ia mencoba bergabung dengan teman-teman aggressive inline skate di Taman Menteng.

"Tiga bulan yang lalu ikut teman keliling Senayan main bareng, tapi sayangnya setelah itu mesti main sendiri. Berhubung main sendiri kurang seru, mulai ajak teman dan menginisiasi 'open community' pada Juli awal buat yang suka sepatu roda agar saling berbagi kesenangan bersama," ujar Intan kepada CNBC Indonesia.



Intan memilih sepatu roda quad skate dibandingkan inline skate sebab dalam sejak pertama terjun ke dunia sepatu roda, ia bermain dengan mengenakan quad skate. Ia mengaku ingin menggali juga memperdalam teknik meluncur bersama sepatu ini.

Setelahnya, komunitas terbuka yang ia bangun mulai banyak menarik perhatian para pecinta sepatu roda lainnya. "Beruntungnya bertemu dengan Mide, seorang coach sepatu roda yang juga instruktur di Moja Museum. Sekarang sudah ada sekitar 30 orang yang bergabung. Yang berminat, bisa DM Instagram kami lalu main bareng," lanjutnya.

Nama komunitas Sunset Roller Date juga tergolong unik. Intan mengambilnya dari nama salah satu band dari Taiwan. "Namanya Sunset Roller Date karena suka main sepatu roda di waktu senja dan juga suka dengar lagu dari band Taiwan; Sunset Roller Coaster yang berjudul My Jinji. Itu lagu penyemangat sewaktu main sepatu roda sendirian," ungkap Intan.

Namun komunitas ini tidak hanya untuk bersenang-senang, Intan mengatakan ada banyak manfaat meluncur menggunakan sepatu roda. "Salah satunya badan lebih bugar, mengencangkan otot paha dalam, serta membakar kalori sekitar 450 kalori per jam," imbuhnya.

Sayangnya, bagi yang ingin bergabung dengan Sunset Roller Date, setidaknya harus memiliki sepatu roda sendiri atau jika beruntung dapat meminjam dengan sesama anggota dengan ukuran kaki yang sama.

"Sepatu di komunitas kami tidak disewakan dan untuk awalnya kami saling mendukung dengan meminjamkan sepatu untuk yang ukurannya sama. Berikutnya biasanya beli sepatu masing-masing dengan berbagai cara yang cerdik untuk dapat yang terjangkau harganya," ungkapnya.

"Cari sepatu quad skate ini juga gampang. Bisa cari di tagar #quadskateindonesia. Harganya juga beragam, dari Rp 350 ribu untuk yang bekas sampai dengan sepatu profesional seharga belasan juta," lanjut Intan.

Para anggota Sunset Roller Date biasa meluncur di lokasi yang memiliki aspal yang rata. "Biasanya di GBK, Lapangan Banteng, Scientia Park, Qbic BSD, dan komplek perumahan yang aspalnya enak, serta lapangan tenis," tutupnya.


(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading