Hengkang dari Avengers, Ini Riwayat Spider-Man bersama Sony!

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
22 August 2019 11:51
Spider-Man dikabarkan keluar dari Marvel Cinematic Universe, kembali bersolo karir bersama Sony. Berikut riwayat sinema Spider-Man bersama Sony
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejak berita perpisahan antara rumah produksi Sony Pictures dengan Marvel Studios yang merupakan bagian dari Disney terkuak, banyak penggemar berat yang menyesalkan hal tersebut.

Pasalnya, Sony Pictures memiliki lisensi atas karakter si jagoan laba-laba. Jika berpisah dengan Disney, artinya Spider-Man tidak akan muncul kembali dalam Marvel Cinematic Universe (MCU).

Namun sebelum masuk MCU, Spider-Man memang sudah menjadi salah satu karakter superhero yang paling terkenal di dunia dan unggul dari segi komersil. Karakter yang diciptakan oleh Stan Lee dan Steve Dikto ini pertama kali muncul dalam komik Amazing Fantasy volume #15 pada Agustus 1962.


Setelahnya Spider-Man muncul dalam berbagai versi. Mulai dari komik, kartun, video game, serial televisi, buku mewarnai, novel, catatan, dan buku anak-anak, serta film. Kali ini CNBC Indonesia akan membahas Spider-Man dalam versi film dari masa ke masa.

Trilogi Spider-Man versi Sutradara Sam Raimi (2002 - 2007)

Hengkang dari Marvel, Ini Riwayat Spider-Man bersama Sony!Foto: Spider-Man 2 (2004) (ist)

Film Spider-Man (2002), Spider-Man 2 (2004), dan Spider-Man 3 (2007) yang disutradarai oleh Sam Raimi dan penulis skenario David Koepp ini menceritakan kisah Peter Parker (diperankan oleh Tobey Maguire) dari awal.

Peter digambarkan sebagai anak SMA yang berbakat secara intelektual dan cerdas. Namun, sifatnya yang tertutup dan kurangnya keterampilan sosial memaksanya untuk mengasingkan diri dari teman-teman sekolahnya. Padahal sejak kecil ia sudah menyukai tetangganya, Mary Jane Watson.

Tinggal bersama paman dan bibinya di sebuah apartemen di Queens, Manhattan, Peter menjelma sebagai Spider-Man setelah digigit laba-laba yang dimodifikasi secara genetik dalam kunjungan sekolah. Peter memutuskan untuk menggunakan kekuatan barunya untuk kebaikan orang lain. Prinsip "with great power comes great responsibility" pun ia pegang teguh.

Pada film pertama, Peter melawan musuh Green Goblin atau Norman Osborn (diperankan oleh Willem Dafoe). Sayang dalam film ini, Paman Ben (Cliff Robertson) meninggal akibat dibunuh di dalam taksi. Setelah berhasil melawan Green Goblin dan kehilangan paman, di film kedua, Peter melawan Dr. Octopus alias Otto Octavius (Alfred Molina).

Dalam film ketiga, satu tahun setelah peristiwa film kedua. Peter mengetahui anak Norman, Harry Osborn menjelma sebagai Green Goblin baru. Karakter Eddie Brock (diperankan Topher Grace), mencemarkan nama baik Spider-Man dan memberatkannya. Flint Marko (Thomas Haden Church), seorang narapidana yang melarikan diri, jatuh ke akselerator partikel dan menjadi monster pasir yang berubah bentuk yang kemudian dikenal sebagai Sandman.

Peter kemudian mengetahui bahwa Marko adalah yang membunuh Paman Ben, menyebabkan sisi gelap Peter tumbuh. Balas dendam ini diperkuat oleh masuknya parasit Venom ke dalam diri Peter.

The Amazing Spider-Man versi Sutradara Marc Webb (2012 - 2014)
Rumah produksi Sony mengumumkan bahwa waralaba akan di-reboot dengan sutradara baru dan pemeran baru. The Amazing Spider-Man dirilis pada 3 Juli 2012 dalam bentuk 3D dan IMAX 3D, dan berfokus pada Peter Parker (Andrew Garfield) yang mengembangkan kemampuannya di SMA dan hubungannya dengan Gwen Stacy (Emma Stone).

Hengkang dari Marvel, Ini Riwayat Spider-Man bersama Sony!Foto: The Amazing Spider-Man (2012) (ist sonypicturesmuseum.com)


Dalam film The Amazing Spider-Man (2012), Peter dihadapkan dengan musuh Kadal, yaitu bentuk mengerikan dari Dr. Curt Connors (Rhys Ifans), mantan rekan ayahnya dan seorang ilmuwan di OsCorp.

Dua tahun kemudian dalam The Amazing Spider-Man 2 (2014), akhirnya Peter Parker lulus SMA, dan melanjutkan tugasnya memerangi kejahatan sebagai Spider-Man. Sambil menghidupkan kembali hubungannya dengan Gwen Stacy, dan bertemu dengan teman lamanya Harry Osborn (Dane DeHaan) yang mati karena penyakit genetik, Peter berjuang memerangi musuh Electro yang dapat memanipulasi listrik (diperankan Jamie Foxx).

Hengkang dari Marvel, Ini Riwayat Spider-Man bersama Sony!Foto: The Amazing Spider-Man 2 (2014) (ist sonypicturesmuseum.com)


[Gambas:Video CNBC]

Spider-Man dalam Marvel Cinematic Universe (2016 - 2019)
Pada Desember 2014, terungkap bahwa Sony dan Marvel Studios sedang mendiskusikan kemungkinan karakter Spider-Man muncul dalam Marvel Cinematic Universe (MCU), Captain America: Civil War (2016). Namun Sony menyangkal dan malah mempertimbangkan agar Sam Raimi kembali untuk mengarahkan trilogi baru.

Namun, pada 9 Februari 2015, Sony Pictures dan Marvel Studios mengumumkan bahwa Spider-Man akan muncul di MCU. Dari sini, Sony Pictures berkata akan terus memiliki, membiayai, mendistribusikan, dan melakukan kontrol kreatif akhir atas film Spider-Man.

Hengkang dari Marvel, Ini Riwayat Spider-Man bersama Sony!Foto: Spider-Man dalam Captain America: Civil War (2016) (ist via IMDB)


Selanjutnya pada November 2016, Tom Holland menandatangani kontrak untuk tiga film Spider-Man dan tiga film solo. Juni 2017, tim Marvel mengonfirmasi bahwa seorang anak (diperankan oleh Max Favreau) mengenakan topeng Iron Man yang diselamatkan Stark dari drone di Iron Man 2, adalah seorang Peter Parker muda, yang secara surut menjadikannya pengenalan karakter dalam MCU.

Dalam masa ini, karakter Spider-Man bermain dalam film tiga film MCU, yaitu Captain America: Civil War (2016), Avengers: Infinity War (2018), dan Avengers: Endgame (2019). Juga film solo, yaitu Spider-Man: Homecoming (2017) dan Spider-Man: Far From Home (2019).

Hengkang dari Marvel, Ini Riwayat Spider-Man bersama Sony!Foto: Spider-Man: Homecoming (2017) (ist via imdb)


Sebuah sumber mengatakan sebenarnya masih ada dua film Spider-Man yang akan diproduksi. Dalam dua film itu, Spider-Man masih akan diperankan Tom Holland, dan disutradarai kembali oleh Jon Watts.

Hengkang dari Marvel, Ini Riwayat Spider-Man bersama Sony!Foto: Tom Holland, Spiderman, Bali (CNBC Indonesia/Gustidha Budiarti)


Namun dengan keluar dari Marvel, nasib dua film Spider-Man tersebut pun menggantung. Ada dua kemungkinan besar yang bisa terjadi, Sony menggarap Spider-Man sendiri atau Sony rujuk dengan Marvel. Presiden Marvel Studios Kevin Feige disebut sangat menyukai karakter Spider-Man dan saat ini menjadi salah satu karakter yang paling besar. Kerja sama Sony dan Disney masih mungkin terjadi bila ada kesepakatan baru.

[Gambas:Video CNBC]


(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading