Saat Mo Salah Bicara Soal Negara, Agama, dan Wanita

Lifestyle - Gustidha Budiartie, CNBC Indonesia
20 April 2019 07:59
Saat Mo Salah Bicara Soal Negara, Agama, dan Wanita
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemain sepak bola Mohamed Salah masuk dalam jajaran 100 tokoh paling berpengaruh di dunia yang dirilis oleh majalah TIME, pekan ini. Lantas, bagaimana sebenarnya sosok bomber Liverpool dan Mesir ini jika terlepas dari lapangan?

Dalam testimoni yang ditulis oleh presenter HBO John Oliver yang dimuat oleh TIME, John menyebut Mo Salah adalah manusia yang luar biasa.

"Mo Salah sosok manusia yang jauh lebih baik dibanding sosoknya sebagai pemain bola. Dan, jangan lupa, dia adalah salah satu pemain bola terbaik di dunia," tulis John Oliver.


Ia melanjutkan akan sangat sulit menjumpai orang yang sehari-harinya tidak terpengaruh dengan segala popularitas dan kesuksesan yang ditoreh.

Menjadi ikon dan representasi pria muslim di dunia, entah bagaimana beban yang ditanggung oleh Mo untuk menjaga citranya agar tak merusak semua hal yang menempel di dirinya.

"Dia selalu sederhana, mawas diri, tapi juga jenaka yang tidak menganggap segala kepopuleran itu beban yang harus diseriusi," kata John.



Mo Salah sendiri mengungkap uneg-uneg hatinya atas titel yang melekat didirinya kepada TIME. Ia menyadari tanggung jawab yang dipikul dan apa yang terjadi dengan budaya tempat asalnya.

Salah untuk pertama kalinya menyerukan kepada kaum pria di Timur Tengah untuk menhargai kaum wanita, memperlakukan mereka dengan kehormatan.

"Saya pikir kita perlu mengubah cara kita memperlakukan wanita di budaya kami," kata Salah. "Dan itu bukan sebuah pilihan."

Ia mengatakan melihat bagaimana kaum perempuan diperlakukan di budayanya dan di Timur Tengah telah mengubah cara pandangnya tentang kesetaraan gender.

"Saya selalu mendukung kaum wanita lebih dari yang telah saya lakukan sebelumnya, karena menurut saya, mereka sangat layak diberi perlakuan yang lebih dari yang kerap terjadi," ujar mantan bomber Chelsea itu.

Saat Mo Salah Bicara Soal Negara, Agama, dan WanitaFoto: REUTERS/Kai Pfaffenbach


Mo Salah juga bicara tentang figurnya sebagai ikon negara Mesir, terutama karena berhasil membawa negara tersebut masuk Piala Dunia 2018 dalam 28 tahun terakhir. Tak cuma ikon Mesir, Salah juga ikon dari pria muslim di dunia. Di Timur Tengah, Salah seperti "anak" para warganya. 


Dengan segala 'gelar' itu, Salah mengakui ada sedikit tekanan buat dirinya sebagai panutan tapi sekaligus kebanggaan untuk menjadi atlet yang lebih baik.

"Menjadi pria Mesir pertama yang ada di situasi ini, belum ada sebelumnya, ini....sesuatu yang beda," kata dia. 


Salah, sebagai pria muslim, juga dikenal memiliki cara yang beda dalam habiskan waktu atau merayakan hasil pertandingannya. Bukannya berpesta ria, ia memilih untuk menghabiskan waktu dengan putrinya yang kini berusia lima tahun. Menurutnya, ia biasa dengan hidup yang normal.

"Aku hanya ingin hidup seperti biasa. Kebanyakan saya di rumah saja, saya tak suka bepergian," ujar Salah.

Simak video terkait klub sepak bola terkaya di dunia di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading