Bangkrut dan Tutup di Amerika, Bagaimana Nasib Payless RI?

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
20 February 2019 17:42
Bangkrut dan Tutup di Amerika, Bagaimana Nasib Payless RI?
Jakarta, CNBC Indonesia- Kabar ritel sepatu Payless ShoeSource bangkrut menambah daftar sederet ritel yang tutup karena utang.  Pengecer sepatu itu akan menutup 2.500 tokonya di Amerika Serikat.

Kendati demikian, bangkrutnya Payless di kandang mereka tak lantas membuat Payless Indonesia gulung tikar. Ratih Darmawan Gianda selaku Corporate Secretary,Investor Relation & Media Relation Head PT. Map Active Adiperkasa Tbk (MAA) mengatakan bahwa tak ada pengaruh bagi Payless Indonesia.





"Pertama itu sebenarnya secara operasional kita kan terpisah Amerika Serikat dan Indonesia. Jadi buat kita so far , oke aja store nya," kata Ratih kepada CNBC Indonesia, Rabu (20/2/2019).


Kendati demikian dia menuturkan bahwa adapun hal yang sedikit mengganggu adalah delivery atau pengiriman. Sebab seluruh head office berasal dari Amerika Serikat.

Namun hal itu tak berpengaruh besar sebab ada banyak supplier yang siap membantu. Dan berbicara pertumbuhan, Payless Indonesia telah mencapai double digit atau 24 persen dalam 9 bulan terakhir.

"Gangguan secara temporary tidak ada cuma mungkin delivery saja. Kita masih oke peningkatan setahun  ini belum ada report tapi kalau 9 bulan double digit growth nya," kata dia.

Sebelumnya, kebangkrutan itu  terjadi karena Payless memiliki hutang sekitar US$ 470 juta (Rp 6,6 triliun). Payless pertama kali juga pernah mengajukan pailit pada April 2017, dan menutup hampir 700 toko dan utang US$ 435 juta dalam hutang. 

Kebangkrutan tersebut  membuat 16 ribu pegawai dari ritel sepatu diskon yang telah berbisnis selama 63 tahun ini kehilangan pekerjaan.

Saksikan video tentang turunnya pengunjung mal Indonesia
[Gambas:Video CNBC]
(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading