Liputan Khusus

Ini Alasan Mengapa Mobil Listrik Sulit Masuk Pasar RI

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
06 January 2019 07:36
Ini Alasan Mengapa Mobil Listrik Sulit Masuk Pasar RI
Jakarta, CNBC Indonesia - Mobil listrik atau electric vehicles (EV) sedang mencuri perhatian peminat otomotif Tanah Air. Siapa sangka mobil ini ternyata juga dinantikan untuk bisa mengaspal di Indonesia.

Meski memiliki banyak peminat, bukan berarti mobil tersebut bisa dengan mudah masuk ke Indonesia. Kariyanto Herdjosoemarto, Deputy Director Sales Operation and Network Development PT Mercedez-Benz Distribution Indonesia, pun membenarkan bahwa untuk menghadirkan mobil listrik tidaklah mudah.

Ini Alasan Mengapa Mobil Listrik Sulit Masuk IndonesiaFoto: Mercedes-Benz EQ Power Charging (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Aturan pemerintah terkait skema pajak untuk kendaraan tenaga listrik masih terbilang rumit. Pajak yang tinggi yang dikenakan pemerintah dinilai tidak ekonomis.


"Skema pajak yang belum keluar dan terhitung tinggi kami rasa belum ekonomis. Untuk itu, masih menanti ketuk palu istilahnya agar pajak kendaraan mobil listrik yang baru bisa cukup relevan baik bagi pembeli dan juga produsen," ujar Kariyanto kepada CNBC Indonesia saat acara Mercedez Benz Van-Tastic 2018 di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.


Dia menuturkan bahwa masalah infrastruktur juga menjadi pertimbangan para produsen dan pemerintah. Sebab, ketersediaan charging station atau tempat pengisian daya sangatlah penting bagi para pengendara.

Meski mempunyai ekspektasi yang tinggi akan mobil listrik menggantikan mobil konvensional, tampaknya masyakat harus rela bersabar. Sebab nyatanya, Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di berbagai wilayah masih dalam proses pengkajian.

"Banyak komponen penting yang perlu kita cek persiapannya itu. Tapi kita hanya menunggu aturan pemerintah tentang dukungan industri ini yang sedang tumbuh," kata Kariyanto.


[Gambas:Video CNBC]



(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading