Ini Hal yang Harus Diketahui, Sebelum Memutuskan Pensiun Dini

Lifestyle - Gita Rossiana, CNBC Indonesia
21 July 2018 20:15
Ini Hal yang Harus Diketahui, Sebelum Memutuskan Pensiun Dini
Jakarta, CNBC Indonesia - Menyimpan uang menjadi sebuah obsesi yang selalu disampaikan perencana keuangan dan blogger nasihat bagi anda yang ingin pensiun dini. Untuk mencapai hal tersebut, kita kadang harus menghemat uang dengan mengurangi kegiatan, seperti pergi keluar untuk makan atau berbelanja dalam jumlah besar.

Tentu saja, menyimpan uang berkaitan dengan tujuan untuk menjadi kaya. Jika tidak, mengapa banyak orang yang membicarakan hal ini. Namun, itu kembali lagi kepada cara berpikir anda.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari CNBC Make it, pada Sabtu, 21 Juli 2018, menyimpan uang tidak akan membuat seseorang kaya. Memesan air mineral daripada soda atau bir di sebuah restoran mungkin bisa membuatmu menyimpan beberapa ratus dolar setahun.


Namun coba pikirkan ulang, beberapa ratus dolar tersebut tidak akan langsung membuat perubahan. Jika dengan cara memesan air mineral adalah cara termudah agar bisa pensiun dini, mungkin semua orang bisa pensiun dini dan mengecap nikmatnya udara surga.

Sayangnya, menggandakan kekayaan tidak bisa semudah itu. Pensiun dini bisa berasal dari sebanyak apa uang yang kamu miliki bukan sebanyak apa uang yang kamu simpan.

Menyimpan uang memang bukan cara untuk menjadi kaya. Namun, bukan berarti menyimpan uang tidak sepenuhnya buruk karena bisa mengubah kebiasaanmu dalam beberapa tahun ke depan. Menyimpan uang sangat bagus, hanya saja itu bukan rahasia untuk bisa pensiun dini.

Kekayaan datang dari sumber lain, yakni dari investasi. Berdasarkan data, menyimpan uang hanya berefek kecil terhadap kekayaan keluarga.

Jadi permasalahannya bukan seberapa banyak uang yang kita miliki, namun pembentukan kekayaan adalah bagaimana kita menggunakan uang.

Simpan uangmu di dalam tas bersleting di bawah tempat tidur dan kamu tidak bisa mempersiapkan dirimu apabila terjadi hal yang tak terduga.

Bahkan kemudian, penulis juga meragukan toko di daerahmu akan menerima uangmu untuk membeli sepotong roti. Pasalnya, serangan nuklir telah menghancurkan mesin kartu kredit yang akan memproses transaksimu.

Ayo lebih realistis.

Pada dasarnya, saya mendukung orang menabung. Memang benar menyimpan uang tidak akan berarti signifikan, tetapi dengan gaya kantoran seperti saat ini, kamu tidak bisa mengatakan hal tersebut.

Padahal menurut saya, rumusnya sangat sederhana: tujuan dari uangmu + motivasimu = kesempatanmu untuk bebas.

Mungkin kamu memiliki semua motivasi tersebut, berarti kamu sudah memiliki satu elemen di tanganmu.

Kamu menginginkannya dan itu buruk. Element lainnya berkutat di sekitar tujuan uangmu.

Dengan kata lain, apakah uang akan bekerja untukmu atau kamu bekerja untuknya? Jika kamu berada di pilihan pertama, berarti kamu sudah benar.

Jika memilih yang kedua, kamu mungkin akan merayakan ulang tahun ke-60 mu dengan duduk di sebuah kantor.

Berinvestasi memiliki sebuah tujuan dan lebih banyak uang yang kamu investasikan, maka akan lebih mudah rumus tersebut berlaku untukmu dan segera mungkin kamu setidaknya duduk di sebuah pantai.

Saya telah melewati berbagai proses untuk bisa mengatakan hal ini, investasikan uangmu. Secara sederhana dengan tidak menghabiskannya saja tidaklah cukup, yakni dari uang yang kamu simpan dari hanya memesan air mineral di restoran daripada Coke dan Pepsi.

Jangan hanya tidak menghabiskannya, investasikan. Tempatkan uang tersebut di pasar modal dan dapatkan imbal hasil sehingga bisa menikmati kehidupan yang nyaman daripada harus bekerja permanen.

Ini pasti berhasil, percayalah.
Seseorang bisa menjadi kaya dengan beberapa cara, jika tidak memenangkan lotere atau mewarisi uang banyak, maka kamu akan sama dengan banyak orang yang ada di bumi ini. Kamu harus berjuang sepanjang hidupmu, setiap hari dengan pergi bekerja dan mendapatkan uang.

Kamu juga berusaha untuk bisa bersenang-senang. Kadangkala, ini berhasil.

Selamat, kamu seperti 98% orang-orang yang ada di negaramu.

Hal terbaiknya adalah kamu tidak mesti menjadi orang terhemat. Kamu juga tidak harus menjual perusahaan berharga jutaan dolar.

Kamu juga bisa memesan Pepsi di restoran manapun yang kamu inginkan, jika itu bisa membuatmu bahagia. Tak satupun dari hal tersebut sama pentingnya dengan pertanyaan yang sangat sederhana, apa tujuan uangmu?

Apabila mendefinisikan tujuanmu adalah kunci untuk bisa pensiun dini, maka bagaimana itu bisa terjadi?

Kamu harus tahu kemana uangmu berputar. Kamu tidak bisa menjadi bebas finansial sehingga kamu menyadari kemana uangmu pergi. Adanya anggaran memang bisa membantu, namun kalau boleh jujur, hal yang kamu butuhkan adalah statement bank untuk bisa mengetahui kemana uangmu dan lebih penting lagi adalah agar bisa tahu sesuai atau tidak dengan tujuan keuanganmu.

Sebagai contoh, biaya-biaya yang harus dikeluarkan tiap bulan, namun tidak dipergunakan lagi bisa menjadi pembunuh. Bank ada untuk membantu hal tersebut karena kamu kadang suka melupakan setelah melakukan sebuah transaksi.

Pikirkan Masa Depanmu

Hal ini lebih penting dari anggapan banyak orang. Kamu perlu memperhatikan apa yang akan terjadi pada masa depanmu. Oke, semua orang ingin sukses, tapi apa maksudnya?

Apakah kamu benar-benar ingin pensiun dini sekarang atau kamu harus terus bekerja jadi orang rata-rata? Apakah 20 tahun nanti kamu ingin tinggal di rumah yang sama? Mengerjakan pekerjaan yang sama dan mengendarai mobil yang sama? Apa bedanya?

Oke, mungkin kamu tidak ingin pensiun dini. Namun mengetahui apa yang kamu benar-benar inginkan dalam hidup, apapun yang terjadi bisa mengarahkan uangmu.

Investasi

Jika perusahaan memberikanmu uang US$ 401 ribu, manfaatkan uang tersebut. Ingat, 401 ribu adalah penghasilan setelah pajak yang artinya perusahaan tidak hanya bisa mengeruk hasil kerja kerasmu, namun bisa mengurangi dolar-dolar pajak dari penghasilan 401 ribu tersebut.

Akun broker juga bisa digunakan. Seperti misalnya kita telah menargetkan sejumlah uang untuk pensiun, diversifikan investasi uang tersebut sehingga kita tidak terlalu mengkhawatirkannya.

Ya, seperti membuang uang dalam akun broker dan seketika melupakannya. Tidak ada kiat sukses untuk menjadi kaya di pasar saham, kecuali permasalahan waktu

Pensiun dini itu mudah, tapi tidak bisa tercapai dengan cepat. Hal ini membutuhkan waktu. Lupakan bisa mendapatkan keuntungan 20% dalam tahun pertama investasi. Hal tersebut tak kan terjadi, meski dalam kondisi pasar saat ini.

Tujuan hidupmu saja membutuhkan waktu untuk bisa terpenuhi, begitu juga uangmu. Jangan berharap adanya keajaiban. Kenyataan tidak berlaku demikian.

Kemudian tetap bertahan. Terus investasikan uangmu, bulan demi bulan dan tahun demi tahun. Persistensi tersebut bisa menambah pundi-pundi kekayaanmu. (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading