MU Diperkirakan Masih Jadi Klub Paling Untung di 2018

Lifestyle - , CNBC Indonesia
23 January 2018 15:06
Manchester United (MU) kembali memuncaki daftar klub dengan pendapatan tertinggi versi Deloitte.
Jakarta, CNBC Indonesia - Manchester United (MU) kembali memuncaki daftar klub dengan pendapatan tertinggi versi Deloitte. Setan Merah diperkirakan masih bisa meneruskan dominasinya. 

Firma konsultan keuangan Deloitte baru merilis laporan Football Money League 2018. Dalam laporan tersebut, MU meraih posisi pertama klub berpendapatan tertinggi sepanjang musim 2016/2017 dengan raihan 676,3 juta euro (Rp 11,02 triliun). 

Bagaimana perkiraan posisi MU pada musim 2017/2018? Apakah mereka masih bisa mempertahankan posisi puncak? Deloitte memperkirakan MU masih bisa melakukan hal tersebut.


Sebagai sebuah brand, MU merupakan entitas yang sangat menjual. Tidak seperti klub-klub lain yang pemasukannya didominasi hak siar, MU meraup fulus dari sisi komersial seperti sponsor, penjualan jersey, dan sebagainya. 

Musim lalu MU absen di Liga Champions Eropa dan hanya berlaga di Liga Europa. Namun kondisi ini pun masih bisa mendongkrak keuangan klub. MU kembali berlaga di Liga Champions Eropa musim 2017/2018, yang tentu saja akan semakin membuat pundi-pundi mereka menggembung. 

Namun bukan berarti jalan klub baru Alexis Sanchez ini untuk mempertahankan supremasinya akan mulus. Akhir musim ini akan ada pembaruan sejumlah kontrak sponsor, di mana bisa saja MU menikmati pertumbuhan yang tidak sesuai ekspektasi. 

Meski ada tantangan, tetapi sepertinya MU masih bisa mempertahankan prestasinya. Sisi komersial tetap akan menjadi andalan, ditambah lagi pemasukan dari hak siar seiring kembalinya Setan Merah ke Liga Champions Eropa. 

MU Diperkirakan Masih Jadi Klub Paling Untung di 2018Deloitte


Posisi MU akan coba diganggu oleh si nomor dua, Real Madrid. Pada akhir musim 2016/2017, Madrid menduduki peringkat kedua dengan pendapatan 674,6 juta euro (Rp 10,99 triliun). 

Pendapatan Madrid diperkirakan naik musim 2017/2018 ini. Madrid masih berlaga di Liga Champions Eropa sehingga hak siar dan bonus akan tetap mengalir. Namun performa Madrid di liga domestik yang masih angin-anginan bisa menjadi faktor penghambat pertumbuhan pemasukan. 

MU Diperkirakan Masih Jadi Klub Paling Untung di 2018Deloitte


Selain Madrid, Barcelona juga berusaha untuk memperbaiki posisinya di daftar klub dengan pendapatan terbesar. Pada musim 2016/2017, Barcelona memperoleh pemasukan 648,3 juta euro (Rp 10,57 triliun). 

Sisi komersial Barcelona juga berjalan baik. Rakuten, sponsor utama baru Barcelona, menggelontorkan dana 55 juta euro (Rp 896,5 miliar) per tahun selama empat tahun ke depan. 

Keberhasilan Barcelona menaikkan posisi akan tergantung dari performa mereka di lapangan. Sejauh mana Barcelona bersaing di La Liga dan Liga Champions Eropa akan menentukan nasib arus kas mereka. 

MU Diperkirakan Masih Jadi Klub Paling Untung di 2018Deloitte


Diperkirakan daftar tiga besar pada akhir musim 2017/2018 masih akan diisi oleh tiga klub ini. Butuh lonjakan signifikan bagi klub-klub di bawahnya seperti Bayern Munich atau Manchester City untuk menggangu hegemoni MU, Madrid, dan Barcelona.

(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading