IHSG Cetak Rekor ATH, Sektor Apa yang Masih Menarik di 2021?

Investment - Khairul Anam, CNBC Indonesia
23 November 2021 10:50
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia/ IHSG, Senin (22/11/2021) (CNBC Indonesia/Muhammad sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren penguatan pada November. Hal ini disebabkan sentimen mulai bergerak ke ekonomi dengan pelonggaran kebijakan PPKM.

Adapun dalam momentum rekor all time high (ATH) ini beberapa sektor sudah cukup menarik untuk dilakukan pembelian. Menurut VP PT Samuel Sekuritas Indonesia Muhammad Alfatih, sesuai dengan bobot indeks, persentase di ada pada perbankan dan komoditas.

"Ada beberapa saham yang masih direkomendasikan untuk dilakukan pembelian, termasuk Astra, kemudian perbankan itu masih BNI, Mandiri, BTPN. Kemudian untuk batubara mungkin masih bisa juga karena masih tinggi permintaan di luar UNLVR masih juga cukup strategis," jelas dia dalam Investime, Senin (22/11/2021).


Ia juga menjelaskan, sektor konsumer yang masih menarik misalnya Indofood. Menurut dia, Indofood akan mengalami kenaikan karena mulai keluar dari pola konsolidasi.

Sementara itu, BNI sudah melampaui harga tertinggi sejak pertengahan dan akhir Oktober daripada Maret 2020 lalu.

"Jadi ini level baru. Memang ini sedang bergerak naik dan menguji harga-harga tinggi di akhir tahun 2019. Jadi masih ada kemungkinan naik, saat ini di sekitar 6.700, koreksi wajar mungkin 6.800. Potensi kenaikan akan di 8.000 sampai 8.500," kata dia.

Adapun untuk sektor properti, Alfatih mengatakan, mulai menunjukkan optimisme. Terutama untuk perusahaan properti yang mengembangkan mal, seperti Ciputra dan Pakuwon.

"Ini dengan pelonggaran PPKM itu menarik, menjadi suatu potensi buat mereka," jelas Alfatih.

Di samping itu, beberapa sektor properti juga perlu melakukan uji level karena memiliki potensi upset yang cukup tinggi.

"Dan ini sekarang polanya reborn setelah terjadinya koreksi. Hanya kalau BSDE masih menguji level 1.220. Kemudian kalau SMRA itu menguji level 1.120. Kemudian PPRA di 1.200. Kalau itu tertembus, potensi upset jauh lebih mudah," ungkap dia.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading