InvesTime

Mau Pintar Trading, Cek 4 Siklus Pasar Saham di Bursa RI

Investment - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
05 March 2021 11:30
foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki

Jakarta, CNBC Indonesia - Kalangan investor milenial di pasar saham semakin tak terbendung. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bahkan memperkirakan single investor identification (SID) di pasar modal akan terus bertambah.

Namun, rasanya tidak adil jika Anda, yang mungkin sebagian investor baru di pasar saham tidak mengetahui siklus di pasar saham Tanah Air. ini akan menjadi bekal Anda, dalam berinvestasi.

Michael Setjoadi, VP PT RHB Sekuritas Indonesia mengemukakan setidaknya ada empat siklus pasar saham yang perlu diketahui para investor pemula. Siklus ini tentu akan membuat Anda lebih mengetahui cara paling tepat mendapatkan 'cuan'.


"Pertama yang paling populer Sell In May [and Go Away], Santa Claus Rally, earning season [musim laporan keuangan] yang terjadi di setiap kuartal, dan January Effect," kata Michael dalam program InvesTime CNBC indonesia, Kamis malam (4/3).

Sell In May and Go Away merupakan salah satu strategi menjual saham di bulan Mei dan akan kembali membeli saham pada November. Tujuannya, untuk menghindari periode Mei - Oktober yang biasanya memiliki tingkat kenaikan harga lebih rendah dari bulan lainnya.

Sementara itu, Santa Claus Rally merupakan fenomena yang terjadi saat kenaikan pembelian saham dalam dua minggu terakhir di akhir tahun. Biasanya, sebagian investor memborong saham untuk mengantisipasi Januari Effect.

Adapun January Effect adalah sebuah pola di pasar modal ketika harga saham cenderung mengalami kenaikan pada dua minggu pertama di awal tahun. Terakhir, adalah fenomena window dressing.

Fenomena ini secara tidak langgung menaikkan harga saham unggulan, karena fund manager akan berusaha meningkatkan nilai saham yang dimilikinya sehingga penutupan tahun kinerja yang dikelola terlihat baik. Aksi ini akan membuat indeks bergerak naik.

Window dressing kerap terjadi pada akhir kuartal saat sejumlah perusahaan merilis laporan keuangan tepatnya pada Maret, Juni, September dan Desember. Namun, efeknya biasanya terjadi pada April, Juli, Oktober, dan Januari.

Lantas, siklus mana yang bisa memberikan cuan lebih?

"Menurut saya tergantung dari masing-masing investor, posisinya pada satu saham," kata Michael.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading