Ini Cara Agar Insting Investasi Saham Makin Tajam

Investment - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
29 January 2021 10:20
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Insting investasi saham harus terus diasah agar bisa mendapatkan saham-saham yang berpotensi cuan. Seperti mengejar saham-saham yang berpotensi menjadi saham multibagger dengan keuntungan berkali-kali lipat.

Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta menjelaskan agar insting investor makin tajam dalam menemukan saham-saham multibagger, maka investor harus harus melihat potensi dari perusahaan tersebut. Apakah akan berkembang di masa yang akan datang atau tidak.

"Investor harus mempelajari sektor mana yang akan berkembang jangka panjang 5 tahun atau 10 tahun ke depan. Di sisi lain saham apa yang undervalue," ungkapnya dalam InvesTime CNBC Indonesia, Kamis, (28/01/2021).


Selain itu dari sisi kinerja mesti ada di level yang wajar. Selain itu, investor juga harus mempelajari kinerja laporan keuangan periode sebelumnya.

"Saham mendekati average 200 ini kategori undervalue dan layak dicermati sehingga investasi jangka panjang dan perspektif jangka panjang mereka akan dapat multibagger tersebut," paparnya.

Investor juga harus hati-hati dalam melihat harga, apakah masuk ke golongan yang sedang murah atau memang murahan. Kriterianya bisa dilihat dari penerapan Good Corporate Governance (GCG).

"Tidak gunakan asas transparansi laporan keuangan ke publik atau secara analisis teknikal keuangan pergerakan tidak likuid atau tertidur di harga 50 rupiah misalnya. Investor cari perusahaan yang secara fundamental punya rasio undervalue," tuturnya.

Demi mendapatkan saham multibagger, imbuhnya, investor harus lebih sabar cermati perusahaan yang berada di stage 1 karena pengembangan perusahaan penting. Sehingga dengan perusahaan terapkan GCG maka akan berkembang ke stage 2 menuju akselerasi.

"Pun akan tercapai dan masuk stage 3 stage 4 sudah mature sehingga investor bisa capai multibagger kalau stage 4 bisa 10 kali lipat dan lebih. Stage 5 pergerakan saham relatif mengalami penurunan," jelasnya. 


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading