Tips Keuangan

Begini Cara Bijak agar Terhindar dari 'Jebakan' KTA

Investment - tahir saleh & Yazid Muamar, CNBC Indonesia
23 January 2020 09:33
Kredit Tanpa Agunan atau KTA merupakan kredit konsumer perbankan yang paling populer.

Jakarta, CNBC Indonesia - Kredit Tanpa Agunan atau KTA merupakan salah satu kredit konsumer perbankan yang paling populer di masyarakat saat ini. Meski syarat dan persetujuannya mudah, akan tetapi perlu kecermatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.

KTA dapat menjadi salah satu solusi bagi individu yang membutuhkan dana tunai untuk berbagai keperluan. Terlebih banyaknya bank di Indonesia yang menawarkan dan mengeluarkan produk-produk KTA membuat jumlah pembeli produk ini cukup banyak.

Apa sih sebenarnya KTA tersebut?

KTA merupakan consumer loan yang diterbitkan oleh bank baik dalam negeri maupun asing yang ditujukan untuk pinjaman skala kecil.

Agar KTA dapat dimanfaatkan secara maksimal, beberapa tips berikut layak untuk dipertimbangkan:


Pahami Persyaratan KTA dengan Baik
Sebelum mengajukan KTA, baiknya membaca persyaratan secara cermat supaya terhindar dari persepsi yang salah. Perlu diketahui bahwa setiap KTA yang diterbitkan memiliki fitur dan persyaratan yang berbeda-beda.

Pelajari juga mekanisme atau cara kerja dari sebuah produk KTA, seperti: bagaimana perhitungannya, berapa bunga yang dikenakan, apa saja biaya tambahan biaya yang dikenakan, dan ketentuan lainnya.



Tentukan Tujuan Penggunaan KTA Secara Jelas
Sebaiknya jangan menggunakan KTA untuk hal-hal yang bersifat konsumtif seperti membeli HP baru, pakaian mahal, mobil baru, barang-barang branded yang sifatnya bisa ditunda setelah ekonomi sudah mapan. Utamakan kebutuhan darurat seperti renovasi rumah bocor, perbaikan besar pada kendaraan, dan lainnya.

Boleh saja menggunakan KTA untuk keperluan usaha, asal usaha tersebut menghasilkan cash flow yang baik yang dapat menutupi cicilan per bulannya.



Perhatikan Kondisi Keuangan Pribadi/Keluarga
Meski cicilan KTA dapat dibayar melalui uang yang diterima, akan tetapi penting untuk diperhatikan untuk mengalokasikannya, jangan sampai pos-pos pengeluaran lainnya menjadi terbengkalai. Alokasikan anggaran rutin untuk membayar cicilan KTA dan anggaran-anggaran lainnya.

Maksimal pembayaran total untuk cicilan kredit apa pun itu adalah 30% dari pendapatan.


Ambil Seperlunya
Meski proses persetujuan produk KTA terbilang mudah, akan tetapi jumlah pinjaman yang kamu ajukan sebaiknya disesuaikan dengan rencana kebutuhan yang telah kamu susun sebelumnya.

Jika kelebihan uang dari jumlah yang kamu butuhkan terlalu banyak, berpotensi memicu perilaku hidup konsumtif dan beban cicilan serta bunga yang akan kamu tanggung juga semakin besar.

Bandingkan Besaran Bunga & Biaya dari Beberapa Produk KTA
Besarnya bunga serta biaya-biaya yang dikenakan pada produk KTA berbeda-beda dari setiap pernerbitnya. Jika kamu mendapatkan KTA dengan bunga dan biaya minimal, tentu akan meringankan bebanmu di masa mendatang. 

Beberapa biaya yang perlu kamu perhatikan ialah: Biaya bunga, biaya provisi, biaya asuransi, dan lain sebagainya.


Bayar Cicilan KTA Sesuai Tanggal Tagihan
Agar terhindar dari denda keterlambatan yang akan semakin membebanimu, sebaiknya bayar tepat waktu cicilanmu. Biasanya nilai denda yang dikenakan berkisar 5%, cukup lumayan bukan?


Lunasi KTA Secepatnya
Bagaimanapun, KTA merupakan sebuah utang yang diberikan pihak lain. Jika memungkinkan, lakukan pelunasan lebih cepat agar cashflow menjadi lebih sehat dan secara psikologis tidak terbebani dengan cicilan karena berutang.



[Gambas:Video CNBC]




(yam)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading