Liputan Khusus

Milenial, Minimal Sisihkan 10% untuk Asuransi Kesehatan Kamu

Investment - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
29 April 2018 17:35
Milenial, Minimal Sisihkan 10% untuk Asuransi Kesehatan Kamu
Jakarta, CNBC Indonesia- Usia muda adalah aktualisasi dan unjuk diri. Saat ini generasi milenial harus sudah mulai menyadari untuk penjaminan kehidupan masa depannya, seperti membeli asuransi kesehatan.

Tidak hanya sebagai gaya hidup, para milenial mulai harus menganggap bahwa asuransi kesehatan adalah kebutuhan primer. Kendati demikian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih asuransi kesehatan yang tepat.




Vivin Arbianti Gautama, Chief Marketing & Product Managemenet Generali Indonesia mengatakan bahwa memilih asuransi kesehatan haruslah sesuai sama biaya yang dimiliki.

"Yang pasti sebelum membeli asuransi pastikan itu sesuai dengan kantong (biaya) perbulannya. Ini penting agar tidak menggangu kebutuhan lain tapi tetap memiliki asuransi kesehatan. Ini bisa disisihkan dari pemasukan sekitar 10-20 persen," ujar Vivin Arbianti Gautama, kepada CNBC Indonesia, Senin lalu (23/04/2018).

Selanjutnya, cermatilah manfaat dari produk yang ditawarkan dan perusahaannya.Pastikan perusahaan tersebut memiliki jam terbang terbang tinggi dan berkredibilitas. Ini penting agar tidak menimbulkan masalah atau kesulitan saat melakukan klaim di kemudian hari.

Penting untuk diketahui asuransi yang tepat haruslah terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memiliki Risk Based Capital (RBC). Selanjutnya, selagi masih sehat segeralah mendaftarkan diri pada perusahaan asuransi karena tak sedikit para nasabah asuransi ditolak lantaran tak memenuhi kriteria dalam hal kesehatan.

"Memilih asuransi yang tepat adalah sebuah keharusan khususnya bagi para milenial karena mumpung energi dan waktu masih memungkinkan, kita bisa manfaatkan sebaik mungkin. Jangan lupa kenali perusahaan asuransi yang dipilih dan jangan ragu bertanya bila kurang jelas," kata dia.

Hal serupa juga disampaikan oleh Edy Tuhirman, CEO Generali Indonesia. Ia menuturkan bahwa milenial kini sudah memasuki usia produktif. Sehingga mereka harus mempertimbangkan asuransi kesehatan karena kedepannya mereka akan menjadi tulang punggung keluarga.

"Milenial itu selalu merasa sehat padahal kita tidak tahu secara pasti bagaimana pola hidupnya itu sehat atau tidak. Jadi untuk itu saya sarankan milenial untuk mempertimbangkan menggunakan asuransi kesehatan karena cost nya lebih murah," ujar Edy kepada CNBC Indonesia saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (23/04/2018)

Dia menuturkan bahwa asuransi kesehatan bagi milenial membawa banyak manfaat yang signifikan. Harga premi untuk milenial pun masih sangat ringan dan ini berlaku di semua jenis asuransi. Itu karena di usia muda risiko untuk terkena penyakit lebih kecil dan itu artinya kecil kemungkinan mereka memerlukan asuransi dalam waktu dekat juga kecil.

"Saran saya sebaiknya milenial mengalokasikan dananya sekitar 10 hingga 20 persen. Ini sangat tepat karena premi di usia milenial sangatlah rendah sekitat Rp 300 ribuan tapi bermanfaat dikemudian hari," kata dia.

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading