Dari Kecoa sampai Decacorn, Ini Istilah Dunia Startup

Fintech - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
01 March 2019 19:16
Dari Kecoa sampai Decacorn, Ini Istilah Dunia Startup
Jakarta, CNBC Indonesia - Grab, aplikasi berbagi tumpangan terbesar di Asia Tenggara, telah menyatakan memiliki status sebagai decacorn atau perusahaan rintisan (startup) dengan valuasi di atas US$ 10 miliar atau Rp 140 triliun (kurs Rp 14.000).

Grab menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara dan menjadi pemimpin pasar dari beberapa layanan yang dia miliki, terutama ride hailing. Istilah decacorn sendiri berasal dari dua suku kata yakni deca yang berarti 10 dan corn yang berasal dari kata unicorn, atau perusahaan dengan valuasi di atas US$ 1 miliar.

Istilah decacorn dan unicorn memang tidak terlalu sering terdengar oleh masyarakat awam. Namun istilah ini cukup populer di kalangan para pelaku perusahaan rintisan digital. Berikut ini istilah-istilah yang menggambarkan perkembangan startup.


Pertama, Pipit. Ini julukan untuk startup yang berukuran kecil yang buruk kinerja keuangan dan valuasi yang buruk.

Kedua, crockroach (kecoa). Julukan ini diberikan kepada startup yang memiliki kinerja keuangan yang bagus tetapi valuasi belum bagus. Startup ini termasuk mampu bertahan dalam kondisi bisnis tak menentu.

Ketiga, hectocorn. Ini merupakan startup dengan valuasi di atas US$ 100 miliar. Istilah ini berasal dari 2 suku kata, yakni hecto yang berati 100 dan corn yang berasal dari unicorn.

Keempat, Eagle. Ini adalah startup dianggap pemimpin di dunia bisnis. Startup Eagle memiliki valuasi yang besar dan telah mendapatkan keuntungan. Contohnya, Amazon, Alibaba, dan Tencent.

Saksikan Grab Buka-Bukaan Tentang Strategi dan Ekspansi Bisnis di bawah ini

[Gambas:Video CNBC]



(dob/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading