HijUp: Bisnis Busana Muslim Online & Offline Masih Cerah

Entrepreneur - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
28 May 2018 08:59
HijUp: Bisnis Busana Muslim Online & Offline Masih Cerah
Jakarta, CNBC Indonesia - Bisnis busana muslim saat ini tengah bergairah. Tak heran banyak para pengusaha melirik bisnis tersebut demi mengikuti tren pasar.

Hal ini pun diakui oleh CEO HijUp, Diajeng Lestari yang mengatakan bahwa perkembangan bisnis busana muslim dari hari ke hari selalu meningkat. Ini dilihat dari penjualan platform e-commerce (toko online) maupun toko offline.

Bahkan banyak startup pemain lama di sektor offline ramai-ramai masuk ke bisnis ini. Metode yang diterapkan pun sangatlah berbeda-beda dan unik, seperti mengkombinasikan antara online dan offline atau biasa disebut O2O atauĀ online to offline.


"Menurut saya perkembangan busana muslim Tanah Air itu sangat pesat sekali dan cepat perkembangannya. Bisa dilihat banyak orang tertarik mengunjungi berbagai acara bazaar busana muslim," ujar Diajeng Lestari kepada CNBC Indonesia.

Dia menuturkan masyarakat dewasa ini sangatlah antusias bila melihat diskon dan koleksi terbaru dari busana muslim. Tidak hanya di online, di acara bazaar dan sejenis mereka pun rela antre demi mendapatkan koleksi kekinian.

Ini dibuktikan dari banyaknya pengunjung yang hadir di acara offline Hijup Ramadhan Festival yang diselenggarakan pada 25-26 Mei 2018. Menurutnya pengujung yang hadir hampir lebih dari 10.000 pengunjung selama 2 hari dengan total tiket yang terjual lebih dari 7.000 tiket.

Tak tanggung-tanggung, angka itu meningkat dimana tahun sebelumnya hanya 6.000 pengunjung. Sedangkan bila dibandingkan dengan online jumlah visitors mencapai 1 juta per bulan.

"Jadi bisa dibilang memang luar biasa sekali perkembangan bisnis busana muslim baik dari segi penjualannya. Indonesia sendiri 80 % penduduknya mayoritas Islam jadi bisa dibilang ini potensinya market (pasar) besar sekali dan ini juga dibuktikan dari acara offline dimana pengunjungnya selama 2 hari mencapai 10.000 sesuai dengan target kami," kata dia.


(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading