Bos Tokopedia Beri Tips Memulai Bisnis

Entrepreneur - Arina Yulistara, CNBC Indonesia
15 March 2018 07:42
Bos Tokopedia Beri Tips Memulai Bisnis
Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak milenial yang ingin mencoba menjadi entrepreneur atau wirausahawan. Namun upaya beberapa dari mereka terhambat banyak hal, mulai dari modal hingga kekhawatiran bisnisnya akan gagal.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya menuturkan modal yang diperlukan untuk memulai usaha tidaklah banyak. Dengan perkembangan teknologi saat ini, modal membuat usaha bisa ditekan jadi seminim mungkin tergantung kesanggupan masing-masing wirausahawan.


"Modal sekarang jauh lebih mudah, ya. Misalnya, bisnis online modalnya bisa dibilang enggak ada atau sangat minim. Modal kerja keras saja sebenarnya. Internet sendiri sekarang distribusinya luas, buka toko di Tokopedia saja gratis, enggak ada biaya sama sekali. Jadi kalau punya produk, tinggal dipasarkan saja," jelas William saat diwawacarai CNBC Indonesia di The Hall Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (14/3/2018).


Selain itu, William juga menilai kalau ada milenial yang ingin mencoba membangun startup, modalnya kini lebih mudah didapatkan. Banyak investor yang sangat mendukung startup. Bahkan pemerintah sekarang turut memberikan dukungan kepada perusahaan startup sehingga tak ada alasan lagi untuk menunda membuat usaha. William menekankan untuk mencoba memulai sejak dini jika ingin menjadi entrepreneur sukses nantinya.

"Kalau startup sekarang beda banget ya dengan dulu. Dulu enggak ada hype startup. Sekarang bahkan pemerintah dari berbagai kementerian sangat mendukung startup," ujarnya.

Selain itu, tambahnya, berbagai acara komunitas startup bermunculan saat ini sehingga pelaku bisnis dapat bertemu dengan orang-orang dari berbagai bidang yang dapat membantu bisnis mereka tumbuh lebih cepat.

"Generasi masa kini lebih mudah daripada generasi orangtua kita. Harusnya enggak ada alasan untuk tidak memulai, tetap mulai saja dulu," papar pria lulusan Teknologi Informatika dari Universitas Bina Nusantara itu.

William menambahkan, para milenial perlu mengubah pola pikir mereka sebab dengan kemudahan teknologi sekarang banyak sekali peluang yang bisa digali. Era yang serba digital membuat risiko gagal dalam berbisnis sangat minim, terutama karena milenial kebanyakan sudah punya pekerjaan utama.


"Bisnis pasti jatuh, setelah jatuh harus bangkit. Ciptakan peluangmu dan setiap orang harus bisa mengembangkan diri mereka," tambah pria yang menjadi salah satu Young Global Leader of World Economic Forum itu. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading