Review Gadget

Pengalaman Sepekan Pakai iPhone Duo, Ternyata Begini HP Lipat Termahal

Kartini Bohang,  CNBC Indonesia
04 November 2026 19:20
Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Apple resmi merambah segmen HP lipat (foldable phone) dengan merilis iPhone Duo generasi pertama di bawah kepemimpinan CEO John Ternus. Sebagai orang lama Apple yang sebelumnya menjabat SVP Hardware Engineering, Ternus tentu memikul harapan besar dari para fanboy untuk menghadirkan inovasi perangkat keras yang memukau.

Kehadiran iPhone Duo menjadi langkah awal yang manis dalam masa kepemimpinannya. Meskipun ponsel lipat bukan lagi barang baru, mengingat jajaran produsen HP Android telah mengawalinya selama bertahun-tahun, para analis memprediksi kehadiran iPhone Duo bakal menjadi titik balik (game changer) bagi dinamika industri smartphone global.

Firma riset pasar IDC memproyeksikan iPhone Duo sebagai pendorong utama pertumbuhan pasar HP lipat, dengan target pengiriman mencapai 10 juta unit pada tahun pertamanya. iPhone Duo dinilai hadir pada momentum yang tepat, di saat ekosistem HP lipat mulai matang dan mencatatkan tren pertumbuhan positif dari tahun ke tahun.

Di pasar Indonesia, iPhone Duo dibanderol dengan harga yang jauh di atas rata-rata HP lipat Android. Varian terendah dengan kapasitas penyimpanan 256GB dilego pada kisaran harga Rp45 juta. Sementara itu, varian tertinggi dengan kapasitas penyimpanan 2TB dipatok mencapai Rp75 juta.

Lantas, siapa segmen konsumen yang sebenarnya disasar iPhone Duo? CNBC Indonesia berkesempatan menjajal HP lipat premium ini selama sepekan terakhir. Ada beberapa keunggulan yang patut diapresiasi, meski tetap menyisakan beberapa catatan sebagai bahan pertimbangan. Simak ulasan lengkapnya berikut ini:

Desain Mewah, Layar Tanpa Crease

Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Saat pertama kali menggenggam iPhone Duo, kesan kokoh dan tangguh langsung terasa. Perangkat yang mengusung form-factor menyerupai paspor dengan sudut lengkung ini dibingkai material Titanium Grade 5. Dipadukan dengan finishing glossy pada bagian tepi serta matte pada area engsel, HP lipat ini memancarkan aura eksklusif dan mewah.

Sisi depan dan belakang bodi dilapisi Ceramic Shield, menyajikan perlindungan ekstra dari benturan fisik tanpa membuat perangkat terkesan bulky. Kendati demikian, bobot dan ketebalan iPhone Duo memang belum seenteng maupun setipas beberapa lini HP lipat Android pesaing yang beredar di pasar saat ini.

Ponsel ini mengemas bobot 254 gram, dengan ketebalan 5,2 mm saat dibentangkan dan 11,3 mm saat dilipat. Ketika dipasangi casing pelindung tambahan, dimensi ketebalan dan bobotnya memang kian terasa, namun masih berada dalam batas toleransi yang nyaman untuk pemakaian harian.

Impresi memukau langsung terpancar pada sektor engsel dan layar. Apple menyematkan teknologi engsel berpresisi tinggi pada iPhone Duo, menyajikan mekanisme lipatan yang sangat halus serta fleksibilitas sudut bukaan yang stabil, mulai dari kemiringan 30 derajat, 45 derajat, 60 derajat, 90 derajat, hingga 180 derajat.

Mekanisme buka-tutupnya terasa pas, tidak terlalu keras saat dibuka, namun tidak terlalu kendur saat ditahan. Akurasi pada detail-detail kecil seperti inilah yang secara konsisten menjadi keunggulan utama dari produk-produk besutan Apple.

Detail menarik lain yang ramai diperbincangkan publik adalah transisi antarmuka dengan efek buram (blur) saat beralih dari layar depan seluas 5,4 inci ke layar dalam berukuran 7,6 inci. Efek visual ini menyajikan sensasi seperti membuka buku fisik, sehingga kesan integrasi yang mulus (seamless) terasa kian menonjol.

Saat layar dalam dilipat pada sudut 30, 45, maupun 60 derajat, efek bayangan pada sisi layar seberang secara otomatis menyesuaikan diri dengan apik.

Ketika dibentangkan penuh pada sudut 180 derajat, layar utama iPhone Duo tampil layaknya iPad Mini dengan empat sudut melengkung. Secara kasat mata, hampir tidak terlihat bekas garis lipatan (crease). Pengguna baru akan merasakan sedikit lekukan pembatas di area tengah ketika mengusap permukaan layarnya secara langsung.

Layar dalam 7,6 inci ini mengusung teknologi nano-texture yang menyajikan tekstur rabaan menyerupai kertas. Tentu ada kelebihan dan kekurangan untuk layar jenis ini, tergantung pada preferensi masing-masing pengguna.

Penggunaan lapisan nano-texture ini memberikan pengalaman visual yang berbeda dibanding layar depan yang terang benderang. Meskipun tingkat kecerahan (brightness) sedikit berkurang, layar ini memberikan sensasi rabaan yang unik, bebas dari noda bekas sidik jari, serta jauh lebih ramah di mata saat digunakan untuk membaca teks panjang atau buku elektronik (e-book).

Antarmuka Benar-Benar Baru untuk Pengguna iOS

Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Sama halnya dengan HP lipat Android, iPhone Duo juga menawarkan peningkatan dari aspek produktivitas. Berkat layar yang lebih lebar dengan sistem operasi iOS 27, pengguna dapat menikmati kemudahan menjalankan dua aplikasi sekaligus secara berdampingan melalui fitur Split View.

Transfer file berupa gambar maupun teks antaraplikasi yang terbuka di Split View lebih praktis berkat mekanisme drag-and-drop. Fitur floating app (aplikasi melayang) juga dimungkinkan, misalnya saat membuka tampilan Netflix sembari menjelajahi artikel di situs web.

Namun, fitur Split View ini memang terbatas untuk dua aplikasi saja, sementara beberapa HP lipat Android sudah mendukung pembukaan hingga tiga aplikasi sekaligus secara bersamaan.

Berkat desain layar lipatnya, iPhone Duo juga bisa diletakkan di atas meja untuk melakukan panggilan video FaceTime secara hands-free tanpa memerlukan dudukan (stand) tambahan. Mengambil foto atau merekam video pun dapat dilakukan tanpa perlu bantuan tripod.

Semua aplikasi bawaan Apple sudah disesuaikan untuk menghadirkan pengalaman berbeda di iPhone Duo. Misalnya, saat membuka Apple Music, layar akan menampilkan halaman lirik lagu, sementara sisi kirinya dapat digunakan untuk mengeksplorasi pustaka musik lainnya.

Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Beberapa aplikasi pihak ketiga turut menyesuaikan diri. Contohnya, saat menonton di Netflix, layar dapat dilipat menyerupai laptop, lalu bagian bawahnya menampilkan kontrol penyetelan yang lebih luas untuk mempercepat tayangan, mengatur volume, serta opsi play-pause-stop.

Fitur StandBy dirancang ulang dengan antarmuka baru. Tampilan seperti Cuaca dan Kalender kini tetap aktif meskipun iPhone Duo tidak dalam mode pengisian daya. Pengalaman audio juga ditingkatkan melalui algoritma penyetelan spatial audio yang imersif di berbagai orientasi pemakaian.

Apple juga mengonfirmasi bahwa Apple Pencil (USB-C) dapat digunakan di kedua layar iPhone Duo. Kehadiran stylus ini memboyong pengalaman presisi khas iPad ke lini iPhone untuk pertama kalinya.

Kamera Cukup untuk Medsos, Absen Lensa Telefoto Dedicated

iPhone Duo mengusung sistem kamera utama 48 MP Fusion (wide) dan 48 MP Fusion (ultrawide). Meski absen kamera telefoto khusus (dedicated), perangkat ini tetap mendukung fitur zoom optik hingga 2x.

Bagi pencinta videografi, kamera utamanya sudah mendukung perekaman video beresolusi 4K pada kecepatan 120 fps, menghadirkan efek gerak lambat (slow-motion) yang memberikan kesan sinematik.

Berdasarkan pengalaman kami, kamera iPhone Duo sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan konten media sosial maupun vlogging. Hasil jepretan kamera ultrawide-nya apik, setara dengan yang dihadirkan pada iPhone 18 Pro.

Namun, perangkat ini memang belum dilengkapi fitur Pro Control, yang menjadi keandalan kamera iPhone 18 Pro bagi penggemar fotografi profesional. Berikut beberapa foto yang kami ambil dengan iPhone Duo, baik dengan kamera wide, ultrawide, maupun mode Portrait dan zoom 2x:

Hasil kamera iPhone DuoHasil kamera iPhone Duo Foto: Kartini Bohang
Hasil kamera iPhone DuoHasil kamera iPhone Duo Foto: Kartini Bohang
Hasil kamera iPhone DuoHasil kamera iPhone Duo Foto: Kartini Bohang

Sektor pemrosesan citra diperkuat oleh teknologi Photonic Engine yang telah ditingkatkan. Sistem ini memanfaatkan bingkai (frame) 48MP di seluruh alur pemrosesan citra (computational image pipeline), sehingga tangkapan foto pada mode 24MP maupun 48MP menghasilkan warna yang lebih kaya dan detail presisi.

Kamera iPhone Duo turut diperkuat oleh serangkaian fitur berbasis AI yang ditenagai oleh chipset teranyar A20 Pro. Salah satu fitur andalannya adalah Smart Take, yang mampu mengikuti alur adegan secara real-time dan mengambil foto secara otomatis saat seluruh subjek terdeteksi berpose siap.

Fitur Smart Take ini bisa dibilang sebagai pengganti timer yang selama ini menjadi andalan saat foto beramai-ramai dari jarak jauh. Sekali diaktifkan, Smart Take dapat mengambil hingga 20 foto secara otomatis dengan hasil yang mumpuni.

Tak hanya itu, bagi pengguna yang memiliki anak kecil, Apple menghadirkan fitur Kid Cue. Fitur ini menampilkan animasi interaktif di layar luar untuk memikat perhatian anak agar menatap lurus ke arah lensa saat dipotret.

Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Profil smartphone iPhone Duo. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Sementara itu, desain layar lipat iPhone Duo dimanfaatkan secara optimal melalui fitur Duo Preview. Fitur ini memungkinkan subjek foto melihat pratinjau langsung (live preview) di layar luar ketika sedang dipotret menggunakan kamera belakang beresolusi tinggi.

Untuk kebutuhan selfie, iPhone Duo dibekali kamera depan 12 MP berfitur Center Stage. Namun, untuk hasil yang lebih maksimal, pengguna bisa memanfaatkan kamera utama untuk mengambil selfie berkat bentuk (form-factor) lipat yang lebih fleksibel.

Di layar dalam berukuran 7,6 inci, terdapat pula kamera bawah layar (under-display camera) yang tersembunyi, sehingga tidak mengganggu pengalaman pengguna saat menikmati konten visual secara utuh. Kualitas kamera bawah layar ini memang cenderung seadanya, tetapi sudah mencukupi untuk kebutuhan video call.

Baterai dan Kinerja?

Untuk menopang kinerja optimal dua layar besarnya, iPhone Duo dibekali arsitektur sistem baterai ganda (dual-cell battery) yang terpasang di kedua sisi bodi perangkat.

Sistem manajemen daya iPhone Duo dikelola secara efisien oleh algoritma khusus buatan Apple. Mekanisme ini memastikan kedua sel baterai beroperasi secara harmonis sebagai satu kesatuan pasokan daya yang stabil.

Kombinasi teknologi baterai dan algoritma hemat daya ini diklaim mampu menghasilkan ketahanan baterai yang impresif. Berdasarkan pengalaman kami selama beberapa hari, kinerja baterai tergolong aman dan mampu bertahan seharian untuk pemakaian standar.

Namun, kami belum memaksimalkan penggunaan iPhone Duo ini sebagai perangkat harian (daily driver) dalam waktu lama, sehingga belum bisa secara perinci membagikan pengalaman kami. Untuk pembahasan lebih mendalam mengenai baterai dan performa, nantikan pada ulasan berikutnya!

Spesifikasi iPhone Duo

Kategori Spesifikasi Detail
Warna & Bahan Biru Night Sky, Putih Star White

Desain lipat titanium, depan Ceramic Shield 2, belakang Ceramic Shield
Kapasitas Penyimpanan 256 GB, 512 GB, 1 TB, 2 TB
Ukuran & Berat Terbuka: Lebar 164,6 mm, Tinggi 117,8 mm, Tebal 5,2 mm

Tertutup: Lebar 84,1 mm, Tinggi 117,8 mm, Tebal 11,3 mm

Berat: 254 gram
Layar Dalam Super Retina XDR lipat OLED 7,6 inci, resolusi 1878 x 2670 piksel (430 ppi), warna nano-texture OLED sudut lebar
Layar Luar Super Retina XDR OLED 5,4 inci, resolusi 1398 x 2034 piksel (460 ppi)
Fitur Layar Utama ProMotion hingga 120 Hz, Dynamic Island, Layar Selalu Nyala, Kecerahan puncak 3.000 nit (luar ruangan), Dukungan Apple Pencil (USB-C)
Ketahanan Air & Debu Level IP68 (kedalaman maks 6 meter hingga 30 menit)
Chip / Performa Chip A20 Pro (CPU 6-core, GPU 7-core, Dual Neural Engine 16-core, Hardware Ray Tracing)
Kamera Belakang Sistem Kamera Dual Fusion 48 MP:
• Utama Fusion 48 MP (ƒ/1,6, OIS sensor bergerak)
• Telefoto 2x 12 MP (ƒ/1,6)
• Ultra Wide Fusion 48 MP (ƒ/2,2, 120°)
Kamera Depan Kamera Luar: Center Stage 12 MP (ƒ/2,2)
Kamera Dalam: FaceTime di bawah layar (ƒ/1,8)
Perekaman Video Dolby Vision 4K (hingga 120 fps), Mode Sinematik hingga 4K 60 fps, Dual Capture, Audio Spasial & Audio Mix
Daya & Baterai Penggunaan normal hingga 24 jam
Pemutaran video: hingga 44 jam (layar luar) / 31 jam (layar dalam)
Pengisian daya cepat: 50% dalam ~20 menit (adaptor ≥60 W)
Pengisian Daya Nirkabel MagSafe & Qi2 hingga 25 W
Autentikasi Keamanan Touch ID (sensor sidik jari di tombol samping)
Konektivitas Nirkabel Modem seluler Apple C2 5G, Apple N1 Wi‑Fi 7, Bluetooth 6, Ultra Wideband generasi ke-2, Thread, NFC
Kartu SIM eSIM Ganda (dua eSIM aktif, menyimpan hingga 8+ eSIM; tidak mendukung SIM fisik)
Konektor USB-C Mendukung Pengisian daya, DisplayPort, dan USB 3 (hingga 10 Gbps)
Sistem Operasi iOS 27
(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Layar iPhone Duo yang Retak Ternyata Hasil Desain AI


Most Popular
Features