Beli iPhone Duo Disebut Hanya Buang-Buang Duit
Jakarta, CNBC Indonesia - Jika Anda tertarik membeli iPhone Duo, mungkin harus mendengarkan dulu pandangan CEO Nothing Phone Carl Pei. Dengan harga selangit, dia menyebut ponsel lipat pertama Apple sebagai pemborosan.
Menurutnya, iPhone Duo yang dimulai dari US$1.999 (Rp 35 jutaan) tidak didukung dengan banyak fitur mutakhir. Bahkan tidak ada kamera telefoto hingga FaceID.
"Harganya US$2.000 dan lebih mahal daripada iPhone Pro dengan fitur yang lebih sedikit, jadi Anda membayar lebih dan mendapatkan lebih sedikit," kata Pei yang juga salah satu pendiri OnePlus, dikutip dari Tech Radar, Selasa (20/10/2026).
Salah satu fitur yang jadi pembicaraan adalah animasi iPhone Duo saat dilipat. Pei juga menyinggungnya, dan mengatakan bukan menjadi alasan untuk membelinya.
Dalam kesempatan itu, dia memuji Apple pada perhatian kecil termasuk pada animasi lipat yang dinilainya menarik. Termasuk memprediksi iPhone Duo bakal sukses besar.
Kritikan Pei ini datang bersamaan dengan program pre-order iPhone Duo yang dimulai Jumat (16/10/2026) lalu. Sama seperti prediksi Pei, ponsel itu langsung diserbu banyak masyarakat.
Di China sendiri, pre-order iPhone Duo dikabarkan langsung ludes dalam hitungan detik. Kabarnya jumlah ponsel yang dijual tak banyak, sekitar tidak lebih dari 200 ribu unit saja.
Tak hanya masyarakat biasa, banyak calo yang ikut berebut mendapatkan. Bagi yang berhasil, mereka akan menjualnya lagi dengan harga tinggi mencapai US$3.885 (Rp 70 jutaan).
Selain itu banyak yang memanfaatkan bot pre-order. Namun presiden kehormatan Federasi Teknologi Informasi Hong Kong, Francis Fong Po-kiu mengingatkan soal bahayanya dan menyebut berisiko pada biaya tindak lanjut hingga data pribadi atau kartu kredit yang bisa dicuri.
Masalah lainnya adalah Apple kemungkinan baru akan mengirimkan ponsel lipatnya akhir tahun hingga awal 2027 mendatang. Analis Jeff Pu menjelaskan perusahaan harus menghadapi masalah engsel yang menyebabkan produksi terlambat.
iPhone Duo dirilis September lalu bersama dengan dua ponsel seri iPhone 18 Pro. Ponsel ini mengusung bentuk seperti passport, membuatnya lebih kecil namun tetap lebar.
Bagian depannya menggunakan layar berukuran 5,4 inci, sementara saat dibentangkan akan muncul layar 7,6 inci Super Retina XDR.
(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]