Batu Diambil dari Dasar Laut Tiba-Tiba Terbakar Sendiri, Ini Sebabnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Para ilmuwan dikejutkan oleh kejadian tak biasa di laboratorium. Batu yang diambil dari dasar Samudra Pasifik secara tiba-tiba memanas, berasap, lalu terbakar dengan sendirinya begitu dipatahkan di udara terbuka, dikutip Rabu (14/10/2026).
Batu-batu tersebut diambil dari perairan di perbatasan negara bagian Oregon dan California, tepatnya di kawasan Escanaba Trough, punggung gunung berapi di dasar laut yang masih aktif. Pengambilan sampel dilakukan pada tahun 2022 menggunakan kendaraan penjelajah bawah air yang dikendalikan dari jarak jauh.
Setelah dibawa ke permukaan dan dikeringkan, dua di antaranya menunjukkan sifat aneh. Saat dipatahkan untuk dilihat bagian dalamnya, permukaan yang baru terbuka itu mulai memanas, mengeluarkan asap, dan akhirnya habis terbakar hingga berubah menjadi abu.
Penyebabnya ternyata adalah kandungan mineral di dalam batu tersebut. Bentuk khusus besi sulfida bernama marcasit yang berukuran sangat halus, hanya 5 hingga 16 nanometer atau ribuan kali lebih tipis dari rambut manusia.
Karena permukaannya sangat luas, mineral ini bereaksi sangat cepat dengan oksigen di udara. Reaksi itu menghasilkan panas. Jika panas yang dihasilkan lebih cepat daripada dapat diserap lingkungan, suhu terus naik sendiri hingga batu itu terbakar.
Di dasar laut, suhunya hanya sekitar 2°C dan kandungan oksigen sangat sedikit, sehingga reaksi berjalan sangat lambat dan mineral itu tetap aman. Begitu dibawa ke permukaan, udara hangat dan kaya oksigen, reaksi kimia dipercepat hingga tak terkendali.
Penemuan ini bukan sekadar keanehan. Kawasan dasar laut seperti itu kaya akan tembaga, seng, dan logam berharga lainnya. Saat ini sedang direncanakan penambangan di punggung laut serupa di Samudra Atlantik dan Samudra Hindia.
Para peneliti memperingatkan bahwa saat ini belum ada aturan keselamatan yang mengantisipasi batu yang dapat terbakar sendiri. Peristiwa yang sama bisa terjadi di atas kapal penambang sehingga bisa membahayakan pekerja.
(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]