Bos Telkomsel Ungkap Strategi Transformasi AI, Ini Pesan Danantara

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
01 September 2026 16:55
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, melakukan pertemuan dengan Telkomsel terkait bisnis berbasis AI. (Instagram/bumn_id)
Foto: Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, melakukan pertemuan dengan Telkomsel terkait bisnis berbasis AI. (Instagram/bumn_id)

Jakarta, CNBC Indonesia - Telkomsel kini tak hanya fokus sebagai penyedia layanan internet saja. Namun operator seluler anak usaha Telkom Group itu juga memiliki fokus strategi baru untuk bisnis berbasis AI.

Hal ini diungkapkan dalam unggahan Instagram @bumn_id. Arah tersebut adalah upaya Telkomsel untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang.

"Telkomsel memfokuskan strategi untuk memperkuat lini bisnis berbasis kecerdasan buatan (AI) guna mendorong pertumbuhan jangka panjang. Langkah taktis ini menandai pergeseran fundamental operasional Telkomsel, bertransformasi dari sekadar penyedia konektivitas data (gigabyte) menjadi pemain kunci di era ekonomi digital yang digerakkan oleh Token Al," tulis unggahan Instagram @bumn_id.

Dalam unggahan tersebut terlihat pertemuan yang dilakukan Telkomsel dan Danantara. Termasuk yang hadir dalam rapat itu adalah Direktur Utama Telkomsel, Nugroho serta Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria.

Dony juga mendukung upaya perkuatan fokus bisnis AI yang dilakukan Telkomsel. Dia pun menekankan perusahaan di bidang teknologi komunikasi bisa agile dalam perkembangan zaman.

Karena kompetisi tak lagi dengan perusahaan lainnya. Namun perusahaan akan berkompetisi dengan perubahan zaman dan teknologi yang kian cepat berkembang.

"Dalam rapat dengan direksi Telkomsel, Dony menekankan pentingnya perusahaan di bidang teknologi komunikasi untuk agile terhadap perkembangan zaman," tulis keterangan tersebut.

"Sebab, kompetisi dalam industri telekomunikasi saat ini bukan lagi kompetisi antarperusahaan, melainkan kompetisi menghadapi perubahan zaman dan teknologi masa depan yang semakin cepat berkembang".

Telkomsel kini sudah memiliki beberapa produk berbasis AI, antara lain, adalah SISCAMLING (Sistem Cegah Scam Keliling) yang memberi perlindungan berbasis AI dengan fitur peringatan panggilan mencurigakan, pemblokiran SMS, dan pengecekan nomor. Perusahaan juga mendirikan AI Innovation Hub di kampus ternama.

Selain itu, Telkomsel telah mengimplementasikan lebih dari 100 use case AI/ML di area jaringan, layanan pelanggan, penjualan, hingga otomasi TI. Adopsi ini adalah basis dari Autonomous Network yang membantu memprediksi dan memperbaiki potensi gangguan secara real-time, menurunkan durasi downtime hingga 3x, dan mempercepat respons insiden lebih dari 40%, sehingga pengalaman streaming, gaming, bekerja, dan aktivitas digital lain menjadi lebih stabil.

Di sisi layanan pelanggan, otomasi AI dengan pemanfaatan asisten virtual cerdas, Veronika dan Ted, telah memangkas biaya resolusi hingga 78% seraya meningkatkan kepuasan pelanggan.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026 AIcosy


Most Popular
Features