Susah Dapat Kerja Diganti AI, Aktor Dracin Pulang Kampung Jualan Sayur

Intan Rakhmayanti Dewi,  CNBC Indonesia
09 July 2026 19:50
Xu Peng. (Ist Tangkapan Layar)
Foto: Xu Peng. (Ist Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Aktor asal China, Xu Peng, memutuskan menghentikan sementara kariernya di dunia hiburan dan kembali ke kampung halamannya di pedesaan Provinsi Shandong. Kini, pria berusia 30 tahun itu menjalani keseharian sebagai penjual sayur di pasar tradisional setelah karir aktingnya meredup akibat pesatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) di industri drama pendek.

Xu Peng dikenal luas lewat industri vertical-short drama yang berkembang pesat di China. Namun, ia mengungkapkan perkembangan produksi berbasis AI membuat tawaran pekerjaan sebagai aktor nyaris menghilang.

Setelah menyelesaikan proses syuting drama terakhirnya pada Maret lalu, Xu mengatakan hampir tidak ada lagi tawaran peran yang datang. Kondisi tersebut membuatnya memutuskan pulang ke kampung halaman untuk membantu usaha keluarga.

Kini, hampir setiap hari Xu mengendarai mobil listrik milik keluarganya menuju pasar untuk mengangkut sayuran hasil panen sang kakek.

Keputusan itu sempat membuat keluarga dan teman-temannya heran. Meski begitu, Xu mengaku tidak mempermasalahkan perubahan profesinya.

"Berakting hanyalah sebuah pekerjaan. Jika tidak ada peran yang bisa diambil, saya akan mencari cara lain untuk mencari nafkah. Selama saya mencari nafkah secara jujur melalui kerja keras, tidak ada rintangan yang tidak bisa saya lewati," ujar Xu, dikutip dari Straits Times, Kamis (9/7/2026).

Foto dan video aktivitas Xu saat berjualan sayur kemudian viral di media sosial. Banyak netizen yang memuji ketangguhan serta kesediaannya mencari penghasilan dengan cara yang jujur.

Perhatian publik juga membuat banyak penggemar datang langsung ke pasar untuk memberikan dukungan kepada sang aktor.

Mengutip HK01, pada masa puncak kariernya, jadwal syuting Xu bisa mencapai 15 hingga 16 jam setiap hari. Ia dikenal berkat perannya sebagai karakter "CEO dominan" dalam berbagai drama mikro.

Dalam beberapa bulan terakhir, teknologi AI berkembang sangat cepat di industri drama pendek China karena mampu memangkas biaya produksi secara signifikan.

Laporan menunjukkan, dari sekitar 128.000 drama mikro yang dirilis pada kuartal I 2026, sekitar 122.000 di antaranya diproduksi menggunakan teknologi AI. Fenomena tersebut menjadi salah satu faktor yang mengubah lanskap industri hiburan China dan berdampak pada peluang kerja para aktor konvensional.

(dem/dem) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Aktor China Jadi Korban AI, Banting Setir Jualan Sayur di Pasar


Most Popular
Features