Bukan Main! Para Raksasa Korea Mau Tebar Duit Rp3.661 T di Lokasi Ini

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
04 July 2026 17:15
Menteri Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan Kim Sung-hwan, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Sains dan TIK Bae Kyung-hoon, Presiden Amkor Technology Korea Lee Jin-an, CEO SK Hynix Kwak Noh-jung, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, Wakil Ket
Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji

Jakarta, CNBC Indonesia - Konglomerat besar Korea pada hari Jumat mengumumkan rencana investasi gabungan untuk akal imitasi (AI) senilai 312 triliun won atau Rp3.661 triliun (kurs Rp11,74/KRW), untuk wilayah Yeongnam di Korea Tenggara. Aksi ini seiring dengan upaya negara tersebut untuk membangun basis regional bagi industri berbasis AI.

Mengutip Korea Herald, Hanwha Group dan Hyundai Motor Group mengumumkan investasi gabungan sebesar 97 triliun won selama dekade berikutnya, yang menargetkan sektor kedirgantaraan, pertahanan, mobilitas masa depan, dan manufaktur canggih.

Samsung Group menyusul dengan rencana investasi sebesar 60 triliun won untuk transformasi AI, robotika, baterai, dan pembuatan kapal. Sementara SK Group berkomitmen 140 triliun won untuk infrastruktur pusat data AI di seluruh wilayah tersebut.

LG akan menginvestasikan 9,4 triliun won hingga tahun 2030 untuk memperkuat infrastruktur AI dan manufaktur canggih, dengan LG Electronics memperluas R&D HVAC di Changwon, LG Innotek meningkatkan kapasitas solusi optik dan substrat chip AI di Gumi, dan LG Display memperkuat produksi layar generasi berikutnya.

Doosan akan menginvestasikan sekitar 5,1 triliun won untuk memperluas bisnis energi generasi berikutnya, termasuk reaktor modular kecil, pembangkit listrik tenaga nuklir besar, dan turbin gas dan hidrogen.

Pengumuman tersebut disampaikan pada hari Jumat dalam pengarahan yang dipimpin presiden di Jinju, Provinsi Gyeongsang Selatan, sesi regional ketiga setelah acara serupa untuk Honam dan Chungcheong menyusul laporan nasional pemerintah tentang tiga proyek mega pada hari Senin.

"Investasi yang berani dan aktif akan dilakukan di bidang kedirgantaraan, pertahanan, dan energi, termasuk SMR, baterai, dan layar," kata Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung selama acara tersebut, dikutip dari Korea Herald, Sabtu (4/7/2026).

"Melalui investasi ini, Yeongnam akan melampaui statusnya sebagai basis manufaktur utama Korea dan mengambil langkah menuju menjadi pusat manufaktur terkemuka di dunia."

Investasi besar-besaran konglomerasi Korea Selatan di wilayah Yeongnam itu meliputi provinsi Gyeongsang dan wilayah metropolitan sekitarnya. Ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian dorongan pertumbuhan regional oleh Lee, di samping investasi besar-besaran sebelumnya di sektor chip.

Mengutip Korea JoongAng Daily, Lee mengatakan Yeongnam, dalam segala hal, adalah pusat manufaktur nomor 1 Korea, dan memiliki potensi besar untuk menjadi pusat global bagi manufaktur canggih. Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada konglomerat atas komitmen para konglomerat.

"Pemerintah bermaksud untuk bergerak maju dengan sungguh-sungguh untuk membangun sabuk industri kedirgantaraan pantai selatan yang menghubungkan satelit dan kendaraan peluncur dengan pesawat generasi berikutnya dan industri ruang angkasa yang sedang berkembang," kata Lee.

"Kami akan memobilisasi setiap kemampuan yang dimiliki pemerintah untuk secara aktif mendukung perusahaan-perusahaan kedirgantaraan di wilayah Yeongnam sehingga mereka dapat tumbuh menjadi perusahaan kelas dunia."

Infrastruktur tersebut akan mencakup konstelasi satelit pengintai pada ketinggian 350 kilometer (217 m).

FOTO ARSIP: Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Ketua SK Group Chey Tae-won saling membungkuk sementara Ketua Samsung Electronics Lee Jae-yong mengamati setelah pengarahan yang mengumumkan tiga proyek mega pemerintah di Yeongbingwan, Gedung Biru, di Seoul, Korea Selatan, 29 Juni 2026. Kim Min-Hee/Kyodonews/Pool via REUTERS/File PhotoFOTO ARSIP: Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Ketua SK Group Chey Tae-won saling membungkuk sementara Ketua Samsung Electronics Lee Jae-yong mengamati setelah pengarahan yang mengumumkan tiga proyek mega pemerintah di Yeongbingwan, Gedung Biru, di Seoul, Korea Selatan, 29 Juni 2026. Kim Min-Hee/Kyodonews/Pool via REUTERS/File Photo Foto: via REUTERS/Kim Min-Hee/Pool

(dce) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Peringatan Petaka Baru, Pemerintah Bisa Runtuh Seketika Gara-Gara Ini


Most Popular
Features