RI Sudah Punya Aturan AI, Tinggal Tunggu Tanda Tangan Prabowo

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Kamis, 11/06/2026 17:40 WIB
Foto: Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid, ditemui usai acara Bravo 500 Summit, di Jakarta, Kamis (11/6/2026). (CNBC Indonesia/Novina)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah menyiapkan aturan soal kecerdasan AI yang rencananya akan dirilis tahun ini. Namun sejumlah perusahaan asal Amerika Serikat (AS) meminta adanya penyesuaian dan akhirnya dibuat draf baru.

"Saya ralat jadi ada permintaan dari beberapa perusahaan dari Amerika untuk membahas ulang. Kita lakukan pembahasan ulang kemarin dan sudah kita adopsi masukan-masukan juga agar bagaimana titik tengah antara inovasi dan keterjagaan ini terjadi," kata Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid, ditemui usai acara Bravo 500 Summit, di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Dia menjelaskan draf baru telah diserahkan ke Sekretariat Negara. Diharapkan draf aturan akan bisa segera ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.


"Jadi ini sudah ada draft baru lagi yang masuk Setneg yang kita harapkan bisa ditandatangani dengan segera," dia menambahkan.

Pemerintah sendiri menyiapkan Peraturan Presiden soal etika AI dan peta jalan pengembangan teknologi di Indonesia. Keduanya akan berisi mengenai fondasi infrastruktur dan aturan.

Selain itu juga mengenai tahapan risiko dari teknologi. Road map juga mengatur 10 sektor prioritas, mulai dari 10 sektor prioritas nasional ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan keuangan, reformasi birokrasi politik hukum dan keamanan, energi dan lingkungan, perumahan, transportasi, infrastruktur, dan seni dan ekraf.

Seluruh sektor itu, Meutya mengatakan sesuai dengan Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Dia mengharapkan agar tahun ini keduanya akan dirilis. Perpresnya sendiri dipastikan sudah selesai.

"Insyaallah, mudah-mudahan enggak ada lagi permintaan untuk konsultasi ulang. Tapi Insyaallah tahun ini kita amat sangat confident karena pada prinsipnya perpresnya sudah selesai," jelasnya.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Kekuatan Infrastruktur Data Dorong Ekonomi Digital Era AI