Menaker Minta Perusahaan Kaya, Buruh Harus Ikut Kaya
Jakarta, CNBC Indonesia - Ancaman mogok kerja massal yang digaungkan kelompok serikat pekerja Samsung di Korea Selatan, memunculkan diskusi baru terkait kesejahteraan buruh. Diketahui, konflik antara pekerja di divisi chip dengan manajemen bersumbu pada krisis kelangkaan chip memori global.
Samsung yang merupakan produsen chip memori terbesar di dunia meraup keuntungan besar dari krisis yang disebabkan 'ledakan' AI. Bahkan, kapitalisasi pasar Samsung menembus US$1 triliun untuk pertama kalinya karena tingginya permintaan chip memori.
Namun, para buruh menilai moncernya bisnis Samsung tak berbanding lurus dengan kesejahteraan buruh. Mereka meminta perubahan skema gaji dan bonus, yang didasarkan pada laba perusahaan.
Setelah terlibat diskusi alot, pihak serikat pekerja dan manajemen Samsung akhirnya menemui titik temu. Aksi mogok kerja pun ditangguhkan. Namun, ada masalah baru di antara sesama pekerja, di mana divisi non-chip menilai skema bonus dan gaji tidak merata dan hanya menguntungkan buruh di divisi chip.
Terlepas dari itu, muncul diskusi baru terkait bagaiamana perusahaan seharusnya memperlakukan buruh dan ekosistem lainnya, terlebih ketika bisnis sedang melambung positif.
Titah Menaker
Dikutip dari Reuters, Jumat (5/6/2026), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Korsel meminta perusahaan-perusahaan teknologi untuk membagikan laba besar mereka kepada para karyawan dan penyuplai.
Ia memperingatkan sektor chip yang sedang melonjak tajam gara-gara ledakan AI berisiko memperuncing ketimpangan kesejahteraan.
Dalam sebuah wawancara, Menaker Kim Young-hoon mengatakan perusahaan seperti Samsung yang sudah melampaui target laba, harus mempertimbangkan untuk membagikan kelebihan labanya ke penyuplai, sub-kontraktor, dan buruh, setelah dikurangi pajak.
Pasalnya, Kim menilai ada banyak pihak yang berkontribusi terhadap pertumbuhan perusahaan. Ketika perusahaan menanjak, ekosistem lainnya juga perlu mencicipi berkahnya.
Menurut Kim, pemerintah, pebisnis, serikat, dan penyuplai, harus sama-sama terlibat dalam dialog publik terkait bagaimana menyalurkan 'kelebihan laba' dan mempersempit kesenjangan antara konglomerasi besar dan penyuplai kecil.
Kim merupakan mantan aktivis buruh yang ditunjuk oleh Presiden Korsel sayap-kiri Lee Jae Myung. Ia membantu memediasi kesepakatan di menit-menit terakhir antara manajemen dan serikat pekerja Samsung.
"Kita harus menetapkan aturan baru untuk distribusi [kesejahteraan] melalui dialog sosial," kata Kim.
"Tak bisa dielak bahwa kesuksesan besar Samsung merupakan hasil dedikasi dan upaya dari tenaga kerja dan manajemen," ia menambahkan.
"Namun, ada juga 1.700 penyuplai dan komunitas lokal yang terlibat, termasuk dalam memasok air dan listrik," kata dia.
Keuntungan Samsung dan pesaingnya SK Hynix telah melonjak karena meningkatnya penggunaan AI yang memicu permintaan chip memori.
Samsung sudah setuju untuk memberikan bonus khusus kepada karyawan jika mencapai laba operasi tahunan lebih dari 200 triliun won dari tahun 2026 hingga 2028.
Kim pertama kali mengemukakan gagasan dialog publik tentang apa yang harus dilakukan dengan kelebihan laba perusahaan pada akhir Mei dan sejak itu mengatakan bahwa ia berencana untuk menyelenggarakan forum tentang masalah tersebut.
Ia membagikan idenya tentang apa itu kelebihan laba dan bagaimana laba tersebut dapat dibagikan, seperti menyesuaikan harga pemasok,
untuk pertama kalinya kepada Reuters.
Namun, Kim menuai kritik dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP), yakni oposisi konservatif Korsel. PPP mengatakan Kim telah mengemukakan gagasan intervensi negara yang berbahaya dan merusak fondasi ekonomi pasar bebas.
Kantor kepresidenan Korsel tidak menanggapi permintaan komentar Reuters.
Sebelumnya, mereka mengatakan bahwa komentar Kim telah menimbulkan pertanyaan penting bagi negara dan menyambut baik gagasan debat tersebut.
Seorang pembuat kebijakan tingkat tinggi Korea Selatan juga bulan lalu menyarankan untuk membayar warga negara "dividen" menggunakan kelebihan pendapatan pajak dari keuntungan AI.
Samsung dan SK Hynix menolak berkomentar.
(fab/fab) Add
source on Google