Live! CEO Telkom Dian Siswarini Bicara Restrukturisasi Hingga Dividen

Redaksi, CNBC Indonesia
Jumat, 05/06/2026 15:55 WIB
Foto: CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah tekanan besar pada IHSG, harga saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. menutup menguat pada penutupan perdagangan Kamis (4/6/2026). Jelang RUPS perusahaan pada Senin (8/6/2026), Direktur Utama Telkom Dian Siswarini akan hadir di studio CNBC Indonesia TV untuk berbicara soal perkembangan transformasi perusahaan dan prospek kinerja Telkom ke depan.

Di bawah kepemimpinan Dian, Dewan Direksi Telkom menetapkan strategi transformasi TLKM 30 yang bertujuan untuk memperkuat fundamental bisnis perusahaan, meningkatkan kinerja, sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di tingkat global.

Sepanjang tiga bulan pertama 2026 strategi tersebut ikut mendukung capaian Telkom dalam membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp37,2 triliun atau tumbuh 1,5% year on year (YoY). Sementara itu, EBITDA Telkom tercatat sebesar Rp18,0 triliun dengan EBITDA margin pada 48,3%.

Telkom juga mencatat laba bersih sebesar Rp 4,3 triliun dengan margin laba bersih mencapai 11,7% pada kuartal I-2026. Di samping itu, laba bersih yang dinormalisasi sebesar Rp5,1 triliun dengan margin laba bersih yang dinormalisasi 13,8%. Kontraksi pada laba bersih terutama dipengaruhi oleh dampak lanjutan dari percepatan depresiasi dan proses normalisasi bisnis selama fase transformasi.


Kinerja tersebut tercapai di tengah berbagai tantangan yang dihadapi oleh Telkom, termasuk kompetisi yang makin keras di bidang layanan internet, disrupsi AI, hingga restatement laporan keuangan. CNBC Indonesia akan bertanya langsung ke Dian soal rencana restrukturisasi dan IPO anak usaha, rencana investasi Telkom, hingga dividen yang bisa dinantikan investor.

Saksikan perbincangan CNBC Indonesia TV dengan CEO Telkom Dian Siswarini pada sore nanti, Jumat 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB di jaringan TV terestrial atau lewat streaming di kanal YouTube dan website CNBCIndonesia.com.




(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Saingi Singapura-Vietnam, Ini PR RI Gaet Investasi Digital