Incar Suplai Energi Hijau, Telkom Cari Mitra Global

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
27 January 2026 16:45
FILE PHOTO: The logo of PT Telekomunikasi Indonesia is seen at the PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) branch office in Jakarta, Indonesia, June 16, 2016. Picture taken June 16, 2016. REUTERS/Beawiharta/File Photo                      GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD         SEARCH GLOBAL BUSINESS FOR ALL IMAGES?
Foto: REUTERS/Beawiharta

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. menargetkan kemitraan strategis terkait penyediaan energi terbarukan untuk mendukung infrastruktur digital perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, saat wawancara dengan CNBC Indonesia di sela World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.

Dian menegaskan bahwa prioritas utama Telkom dalam forum global tersebut adalah memperkuat dan mengakselerasi pengembangan infrastruktur digital nasional.

"Yang paling utama adalah infrastruktur digital. Karena kami sebagai penyedia infrastruktur digital, tugas utama kami adalah menyediakan infrastruktur digital," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa infrastruktur digital yang menjadi fokus Telkom mencakup beragam aset strategis, mulai dari jaringan fiber, data center, hingga satelit dan sebagainya.

Menurut Dian, salah satu tantangan terbesar dalam pengoperasian data center adalah kebutuhan energi dalam jumlah besar.

Untuk itu, Telkom tengah mencari mitra global yang dapat menyediakan solusi energi terbarukan berskala besar, sehingga operasional data center dapat berjalan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

"Semua infrastruktur tersebut, terutama data center, itu memerlukan power atau kebutuhannya terhadap energi itu luar biasa. Nah, kalau tidak menggunakan energi terbarukan, impact terhadap lingkungan jadi kurang baik," jelasnya.

Telkom berharap kolaborasi dengan perusahaan penyedia energi hijau dapat memperkuat komitmen keberlanjutan perusahaan, sejalan dengan tren industri global yang semakin ketat terhadap standar emisi dan penggunaan energi bersih.

"Jadi kita cari bagaimana kita bisa bekerja sama dengan perusahaan yang bisa memberikan solusi terhadap energi terbarukan, terutama untuk keperluan yang besar seperti data center," pungkasnya.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Lewat NeutraDC, Telkom Sulap Batam Jadi Pusat Hyperscale Data Center


Most Popular
Features