Raja HP Nomor Satu Mendadak PHK Massal, Krisis Makin Parah di 2026

Intan Rakhmayanti Dewi,  CNBC Indonesia
20 July 2026 18:00
15 Pekerjaan Rawan PHK Massal di 2025
Foto: Infografis/ 15 Pekerjaan Rawan PHK Massal di 2025/ Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Samsung Electronics mulai memangkas tenaga kerja di Amerika Serikat. Raksasa ponsel asal Korea Selatan itu melakukan PHK di tengah tekanan berat bisnis elektronik konsumen, meski divisi chip justru diprediksi mencetak lonjakan laba yang fantastis.

PHK terjadi di sejumlah operasi Samsung di New Jersey dan Texas. Samsung Electronics America (SEA) bahkan terdampak rencana pemindahan kantor pusat dari Englewood Cliffs, New Jersey, ke Texas.

Samsung menyebut sebanyak 739 karyawan terdampak di New Jersey. Sebagian besar mereka mendapat tawaran untuk pindah ke Texas, tetapi sebagian lainnya kehilangan pekerjaan.

Sementara itu, sekitar 100 pekerja di kantor SEA di Plano, Texas, termasuk karyawan divisi mobile, juga terkena PHK.

Dokumen perusahaan menyebut langkah tersebut sebagai pengurangan tenaga kerja di seluruh perusahaan dengan dampak dalam jumlah yang signifikan, demikian dikutip dari Reuters, Senin (20/7/2026).

PHK ini terjadi saat bisnis Samsung mulai menunjukkan perbedaan kinerja yang tajam. Divisi chip diperkirakan mencetak lonjakan laba hingga 19 kali lipat pada Q2 2026 karena ledakan permintaan chip untuk kecerdasan buatan (AI).

Samsung juga telah mengumumkan rencana investasi ratusan miliar dolar untuk membangun pabrik chip baru.

Sebaliknya, divisi mobile Samsung diprediksi mencatat kerugian untuk pertama kalinya. Persaingan dengan Apple semakin sengit, sementara produsen China seperti TCL dan Hisense terus menekan bisnis televisi dan peralatan rumah tangga Samsung di pasar global.

Kenaikan harga chip akibat ledakan AI juga ikut menekan bisnis elektronik konsumen.

Samsung mengatakan pemindahan kantor pusat "dapat menyebabkan perubahan dalam struktur tenaga kerja kami, seperti karyawan yang tidak dapat pindah, atau fungsi tertentu yang dioptimalkan untuk memastikan peran kami selaras dengan prioritas bisnis utama."

Sejumlah pekerja kini khawatir PHK akan berlanjut dan diikuti konsolidasi divisi peralatan rumah tangga, hiburan rumah, serta mobile. Namun, Samsung membantah sedang melakukan restrukturisasi global besar-besaran di bisnis produk konsumennya.

Samsung Electronics sendiri memiliki total 11.770 karyawan di Amerika Serikat hingga akhir 2025. Jumlah tersebut mencakup pekerja di divisi chip.

Di sisi lain, afiliasi Samsung di bidang layanan teknologi informasi, Samsung SDS America, juga sebelumnya memberi tahu adanya potensi PHK 179 posisi di Ridgefield Park, New Jersey.

Samsung mengatakan perubahan tersebut berkaitan dengan pemindahan kantor pusat Samsung SDS di Amerika Utara dan tidak berhubungan dengan PHK maupun restrukturisasi.

(fab/fab) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bank Besar Makin Kencang PHK Massal, Mau Tendang 'SDM Rendah'


Most Popular
Features