Bilangnya Efisiensi, Ongkos AI Ternyata Lebih Mahal dari Gaji Pegawai
Jakarta, CNBCÂ Indonesia -Â Banyak perusahaan mulai beralih mengganti karyawan manusia dengan "pegawai mesin" yang dikenal sebagai "agen AI" demi memangkas biaya. Namun, kini bos-bos di perusahaan tersebut harus gigit jari karena biaya yang dikeluarkan untuk agen AI justru lebih tinggi daripada menggaji karyawan.
Berdasarkan laporan Axios yang dikutip oleh Futurism, sejumlah pemimpin perusahaan kini mengaku mengeluarkan uang lebih banyak untuk "komputasi" dibanding karyawan.
Contohnya, Vice President of Applied Deep Learning di Nvidia, Bryan Catanzaro. "Untuk tim saya, biaya komputasi jauh lebih tinggi dari gaji karyawan," katanya.
Permasalahan biaya yang bengkak ini makin mengemuka dengan makin banyaknya perusahaan yang bergantung kepada agen AI dan perangkat AI.
"AI kini membuat nyaris 100 persen dari kode di Anthropic," kata Boris Cherny dari Claude. Hal serupa diceritakan oleh bos dari Google dan Microsoft. Sekitar 25 persen dari kode di kedua perusahaan dibuat oleh AI.
Meta, induk usaha Facebook, Instagram, dan WhatsApp, juga memberi penilaian ke pegawai berdasarkan seberapa banyak mereka menggunakan AI. Hasilnya, para pekerja teknologi kini berlomba-lomba "menghabiskan" token AI yang dikenal sebagai aktivitas "tokenmaxxing."
Token adalah "kuota" yang diberikan kepada pengguna untuk menggunakan layanan AI. Menurut Futurism, ada orang yang menghabiskan lebih US$ 150.000 (Rp 2,5 miliar) per bulan dalam penggunaan token AI.
"Saya sepertinya menghabiskan uang untuk token Claude lebih banyak dari gaji saya," kata Max Linder, programmer di Stockholm. The Information mengabarkan seluruh bujet Uber untuk AI sepanjang 2026 sudah habis untuk penggunaan token Claude.
Buat perusahaan penyedia AI seperti Anthropic dan OpenAI, tren ini sangat menguntungkan. Investor OpenAI menyatakan biaya OpenAI yang makin tinggi membuat mereka unggul karena Codex lebih efisien daripada Claude Code. Di sisi lain, Anthropic memanfaatkan situasi ini dengan menaikkan harga.
(dem/dem) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]