Orang Terkaya Dunia Bakal PHK Ribuan Karyawan, Ini Alasannya
Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa software Oracle dikabarkan akan memecat ribuan karyawan gara-gara perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Sebagai informasi, Oracle merupakan perusahaan milik orang dekat Presiden AS Donald Trump, Larry Ellison, yang memilikimemiliki kekayaan US$188,7 miliar (Rp3.200 triliun). Ellison tercatat sebagai orang terkaya ke-6 di dunia, menurut catatan Forbes.
CNBC Internasional melaporkan rencana PHK Oracle berdasarkan informasi dari dua orang sumber. Pengumuman soal pemangkasan karyawan belum dipublikasikan secara resmi oleh perusahaan.
Oracle menolak berkomentar soal kabar tersebut. Tidak ada informasi jumlah pasti yang terdampak PHK, sementara berdasarkan data Mei 2025 perusahaan memperkerjakan 162.000 karyawan.
Oracle menjadi salah satu raksasa AS yang ikut dalam persaingan AI dengan para perusahaan besar lainnya. Perusahaan telah meningkatkan belanja modal untuk infrastruktur pusat data yang bisa menangani beban kerja AI.
Namun, Oracle mengandalkan utang untuk membiayai pembangunan infrastrukturnya. Hal ini juga membuat para investor menekan Oracle. Investor mempertanyakan jumlah utang yang membludak untuk investasi di bidang AI, serta kondisi arus kas yang dikabarkan kian menipis.
CNBC Internasional mencatat rencana pengumpulan dana melalui utang dan ekuitas pada Januari lalu sebesar US$50 miliar (Rp848,5 triliun). Para eksekutif memastikan tidak ada lagi rencana mengumpulkan utang pada tahun ini.
Mereka juga meyakini investasi AI ini akan membuahkan hasil seiring berjalannya waktu. Hal serupa juga diungkapkan oleh Clay Magouyrk yang menggantikan Safra Catz sebagai CEO bersama Mike Sicilia.
"Permintaan akan infrastruktur AI, baik GPU dan CPU, melebihi penawaran. Ini terlihat dari kewajiban kinerja kami yang tersisa sebesar US$553 miliar (Rp 9.300 triliun)," jelasnya awal bulan ini.
(fab/fab) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]