Aplikasi Pengganti WhatsApp Buatan Pemerintah Bahaya, Ini Kata Pakar

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
29 August 2025 19:50
FILE PHOTO: The WhatsApp app logo is seen on a smartphone in this picture illustration taken September 15, 2017. REUTERS/Dado Ruvic
Foto: REUTERS/Dado Ruvic

Jakarta, CNBC Indonesia - Aplikasi pengiriman pesan pesaing WhatsApp, Max, berpotensi mendatangkan petaka. Beberapa analis mengungkapkan platform buatan pemerintah Rusia itu kemungkinan bisa memata-matai pengguna.

Hal ini diungkapkan dari analis teknis yang ditugaskan Forbes. Hal serupa juga diungkapkan Ilya Perevalov, Pakar Teknis Roskomsvoboda dan RKS Global, yang menyatakan data yang dikirimkan lewat Max akan tersimpan di server pemerintah.

"Masalah lebih besar terletak pada kenyataan semua dikirimkan lewat Max disimpan di server pemerintah. Dampaknya pada pengguna akan terlihat jelas di masa depan," kata Perevalov, dikutip dari Tech Radar, Jumat (29/8/2025).

Menurut mereka, Max memiliki izin lebih sedikit dari aplikasi lainnya seperti Telegram dan WhatsApp. Namun tetap disarankan untuk tidak menggunakan platform tersebut.

Para peneliti mengatakan aplikasi itu terus memantau aktivitas pengguna. Ini karena Max dilengkapi kemampuan pelacakan berlebihan.

Selain itu, Max tidak memiliki perlindungan enkripsi berbeda dengan WhatsApp. Secara keseluruhan, desain aplikasi disebut tidak aman.

"Max punya potensi pengawasan sangat besar, sebab semua informasi dan komunikasi di dalamnya bisa diakses oleh badan intelijen secara real-time," kata Perevalov.

Max diluncurkan Maret 2025. Selama lima bulan diluncurkan, aplikasi telah memiliki 18 juta pengguna terdaftar.

Platform itu dikembangkan oleh VK. Perusahaan tersebut merupakan penyedia layanan email Mail.ru dan media sosial VKnote.

Nampaknya Max bakal disiapkan untuk hanya jadi satu-satunya aplikasi yang digunakan oleh warga Rusia. Negara itu telah memblokir Signal sejak Agustus 2024 lalu, dan pemerintah berencana melakukan hal yang sama untuk WhatsApp.


(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article WhatsApp Dilarang di Semua HP Anggota DPR AS, Kenapa?

Tags

Related Articles
Recommendation
Most Popular