Fenomena Aneh Kawanan Domba 12 Hari Lari Bentuk Lingkaran

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
24 November 2022 07:30
Sekawanan domba berlari membentuk lingkaran di Mongolia Foto: Twitter Peoples Daily

Jakarta, CNBC Indonesia - Fenomena aneh terjadi di Kota Baotou, kawasan otonom di China. Sekawanan domba lari berputar-putar membentuk lingkaran selama 12 hari tanpa henti.

Bahkan tidak diketahui bagaimana cara mereka makan, minum, atau buang air besar selama waktu itu.

Akibat kejadian ini, pemiliknya kebingungan dan penasaran, sebab kejadian ini memang tak biasa.

Berawal pada 17 November, sebuah outlet berita yang dijalankan oleh China, People's Daily, membagikan video di Twitter tentang domba di padang sabana Mongolia yang berjalan-jalan dalam lingkaran konsentris yang rapat dan hampir sempurna.

Dalam rekaman CCTV, ratusan domba terlihat mengikuti satu sama lain hingga membentuk lingkaran. Beberapa domba yang sempat berdiri di tengah lingkaran, lama-kelamaan memutuskan untuk bergabung dalam formasi.

Beberapa orang di internet mengatakan kawanan domba itu tengah memasuki spiral kematian seperti yang kadang-kadang dilakukan semut.

Sementara yang lain menyebut mereka menderita 'penyakit melingkar'. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri tanah yang dapat menginfeksi salah satu sisi otak hewan sehingga menyebabkan condong ke arah sisi yang terkena.

Namun biasanya, dalam wabah penyakit melingkar, hanya beberapa persen domba yang terkena dampak, dan mereka cenderung mengikuti pola melingkar mereka sendiri, mati setelah beberapa hari.

"Begitu saya melihatnya, saya berpikir, 'Saya belum pernah melihat domba bertingkah seperti itu," kata Emma Doyle, pakar peternakan di University of New England di Armidale, Australia, dikutip dari Science Alert, Rabu (23/11/2022)

"Terlihat agak cerdik. Seperti diatur tempat mereka meletakkan sesuatu di tengah untuk menghentikan mereka masuk." imbuhnya.



Matt Bell, seorang ilmuwan pertanian di Hartpury University di Inggris, tidak serta merta menganggap misteri itu hoax. Dia memberi tahu Robyn White di Newsweek bahwa setelah domba terkurung dalam kandang untuk waktu yang lama, mereka mungkin menjadi frustrasi dan mulai mondar-mandir dalam lingkaran.

Ini adalah gejala umum yang terlihat pada hewan liar yang ditahan di penangkaran. Ini dikenal sebagai zoochosis, dan dapat menyebabkan perilaku berulang yang tampaknya tidak memiliki tujuan apa pun.

Begitu hewan penggembala mulai bertingkah seperti ini, ia bahkan mungkin tertular seperti penularan aneh.

"Kemudian domba lain bergabung karena mereka adalah hewan kawanan dan terikat atau bergabung dengan teman mereka," jelas Bell.

Menurut UK Metro, pemilik domba di Mongolia memperhatikan makin banyak domba yang bergabung dalam ring seiring berjalannya waktu. Ini mendukung penjelasan Bell.

Namun tidak ada kandang domba lain di peternakan yang bertindak seperti ini, menurut laporan berita. Kejadian ini hanya terjadi di satu kelompok ini saja.


[Gambas:Video CNBC]

(dem/dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading